Diskominfo Provinsi Kaltim

Desa Rapak Lambur Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Ternak Kambing

76
×

Desa Rapak Lambur Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Ternak Kambing

Sebarkan artikel ini
Kades Rapak Lambur, Muhammad Yusuf. (Roby Sugiarto/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Kukar – Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program ternak kambing.

Pada tahun 2024 ini, desa tersebut akan melanjutkan kegiatan yang telah dimulai sebelumnya, dengan fokus pada pelatihan dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam beternak kambing. Salah satu fokus utama dari program ini adalah ketahanan pangan.

Melalui, Kepala Desa (Kades) Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengadakan pelatihan dan sosialisasi untuk meningkatkan kemampuan warga dalam beternak.

“Untuk menambah wawasan masyarakat desa Rapak Lambur mengenai memelihara ternak kambing, pemerintahan desa tak tinggal diam,” ucap Yusuf, pada Senin (10/06/2024).

“Pihaknya selalu memberikan pelatihan yang berisikan pembuatan pakan alternatif, cara ternak yang baik, dan masalah tentang kesehatan hewan khususnya kambing,” tambahnya.

Yusuf bilang, melalui penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD), ternak kambing diharapkan dapat menjadi sumber pangan yang berkelanjutan bagi masyarakat Rapak Lambur.

“Kedepannya saya akan berkomitmen program ini akan berjalan dengan baik dan mampu sampai 15 RT di desa Rapak Lembur. Tahun lalu kita sudah membantu satu RT 9 dan tahun ini akan mengejar di RT 6 dan 7,” jelasnya.

Selain pelatihan, Pemerintah Desa (Pemdes) juga menetapkan peraturan yang ketat bagi setiap RT yang menerima bibit kambing. Agar kedepannya bibit yang telah diberikan tidak disalah gunakan untuk meraup keuntungan sendiri.

Lanjutnya, bibit kambing yang telah diberikan oleh Pemdes Rapak Lambur, hanya diperuntukkan untuk masyarakat lingkungan RT. Hal tersebut, bertujuan untuk menjadi ketahanan pangan bagi warga sekitar.

“Ternak kambing ini juga kami buatkan perjanjian ke setiap RT yang mendapatkan bibit kambing. Seperti dilarang keras untuk menjual kambing yang telah diternak,” timpalnya.

Diakhir sesi, Yusuf menyebutkan, dengan berbagai langkah ini, Desa Rapak Lambur diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera melalui program pemberdayaan ternak kambing yang berkelanjutan. (ADV/KominfoKukar/Rob/Wan)

error: Content is protected !!