Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Diskominfo Kukar

Desa Kota Bangun Ilir Gelar Santunan Kematian Sejuta Rupiah, Ringankan Beban Keluarga yang Berduka

720
×

Desa Kota Bangun Ilir Gelar Santunan Kematian Sejuta Rupiah, Ringankan Beban Keluarga yang Berduka

Sebarkan artikel ini

Kepala Desa Kota Bangun Ilir Supardi.(Ist)

Timeskaltim.com, Kukar – Pemerintah Desa Kota Bangun Ilir, Kecamatan Kota Bangun, menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang berduka dengan melaksanakan program santunan kematian. Hal itu, disampaikan langsung oleh Kepala Desa Kota Bangun Ilir, Supriadi.

Santunan sebesar satu juta rupiah per keluarga yang kehilangan anggota keluarganya, telah dianggarkan melalui dana desa.

Kepala Desa Kota Bangun Ilir, Supardi, mengungkapkan bahwa program ini bertujuan untuk mengajarkan nilai-nilai kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat. 

Ia menekankan pentingnya berbagi kepada sesama, terutama kepada mereka yang sedang mengalami musibah seperti kehilangan anggota keluarga.

“Program ini untuk meringankan beban masyarakat yang kehilangan keluarganya. Kami ingin menunjukkan kehadiran pemerintah desa di tengah-tengah keprihatinan masyarakat,” ungkapnya pada Sabtu (12/11/2023).

Supardi menambahkan bahwa, kehadiran pemerintah desa dalam bentuk santunan kematian merupakan langkah konkrit untuk turut serta merasakan dan berbagi dalam duka masyarakat. 

Program ini diharapkan dapat memberikan bantuan finansial yang signifikan bagi keluarga yang sedang menghadapi masa-masa sulit setelah kehilangan anggota keluarga.

“Semoga santunan ini dapat sedikit membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami duka,” imbuhnya.

Supardi menyatakan harapannya, agar kepedulian ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya.

“Dukungan moril dari seluruh pihak, termasuk masyarakat, sangat kami perlukan agar program ini dapat terus dijalankan,” pungkasnya.

Pemerintah Desa Kota Bangun Ilir berharap program santunan kematian ini tidak hanya sebagai bentuk bantuan finansial, tetapi juga sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan antarwarga dalam menghadapi cobaan hidup. (Adv/Rob/Wan)