Anggota DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Ist)
Timeskaltim.com, Samarinda – Sejak akhir 2022 lalu, harga beras terpantau naik di pasaran. Untuk beras Bulog, meski harga standarnya Rp9.500/kg tapi di pasar sudah Rp11.000/kg. sedangkan beras Bengawan di pasaran harganya sudah Rp13.000 sampai Rp14.000 di pasar tradisional.
Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kemudian mendistribusikan beras gratis, Rabu (7/6/2023) lalu kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kantor Camat Samarinda Ilir.
Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar mengapresiasi langkah yang diambil Pemkot.
“Kebijakan Pemkot Samarinda ini merupakan satu hal yang perlu diapresiasi sebab, salah satu cara untuk menekan inflasi serta menjaga daya beli masyarakat tetap stabil,” ucapnya, Kamis (8/6/2023).
Dalam menekan angka inflasi, lanjutnya, tentu tidak hanya tugas pemerintah saja. Tapi diperlukan peran dari masyarakat.
“Artinya kita bergotong royong. Masyarakat selaku konsumen menahan diri untuk belanja dan n penjual jangan menaikkan harga semau-maunya,” ujarnya.
Deni berharap distribusi bantuan beras gratis ini ini dapat terus berlanjut, sehingga dapat membantu masyarakat di Kota Tepian, terutama masyarakat menengah kebawah, sehingga tak tertekan dengan naiknya harga beras.
“Kami di Dewan berharap ini terus berlanjut ya, karena bantuan ini juga sebagai upaya menekan inflasi,” tandasnya. (Adv/Bey)












