Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kaltim

Damayanti Soroti Nilai CSR PT Kobexindo Cement, yang Dinilai Tak Berbanding dengan Dampak Lingkungan

156
×

Damayanti Soroti Nilai CSR PT Kobexindo Cement, yang Dinilai Tak Berbanding dengan Dampak Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kaltim, Damayanti. (Dok Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Damayanti, menyoroti tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Kobexindo Cement yang dinilai belum sebanding dengan dampak lingkungan yang ditimbulkan dari aktivitas perusahaan tersebut.

Perihal itu, tegas disampaikan oleh Damyanti usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I dan Komisi IV DPRD Kaltim, yang membahas aktivitas dan kontribusi sosial PT Kobexindo cement.

“Dari informasi yang disampaikan, pada tahun 2025 PT Kopeksindo telah menyiapkan anggaran CSR sebesar Rp11 miliar. Namun, menurut saya, nilai itu belum sebanding dengan efek yang dirasakan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ujar Damayanti kepada awak media, pada Kamis (22/10/2025).

Ketua Fraksi PKB DPRD Kaltim, itu juga menjelaskan, dampak seperti polusi udara dan potensi pencemaran air tentu menjadi perhatian serius DPRD Kaltim.

Pasalnya, meski secara langsung dirinya belum meninjau ke lokasi, laporan masyarakat harus menjadi bahan evaluasi dan catatan bersama bagi DPRD Kaltim.

“Jangan sampai perusahaan yang berinvestasi di daerah ini abai terhadap dampak lingkungan. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Artinya, potensi alam Kaltim silakan dimanfaatkan, tetapi dengan adab,” tegasnya.

Menutup pernyataan nya, mantan Anggota DPRD Samarinda ini menegaskan bahwa yang dimaksud dengan adab adalah, kepedulian terhadap keberlanjutan masyarakat dan ekologi disekitar wilayah operasi perusahaan.

“Keberadaan investasi memang penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi harus dibarengi dengan tanggung jawab moral dan sosial terhadap masyarakat dan lingkungan,” pungkasnya. (Has/Bey)