DPRD Kota SamarindaNasionalNewsSamarinda

BREAKING NEWS: Ribuan Guru Se-Samarinda Kepung Balai Kota, Tuntut Kesejahteraan Para Pendidik Secara Merata

238
×

BREAKING NEWS: Ribuan Guru Se-Samarinda Kepung Balai Kota, Tuntut Kesejahteraan Para Pendidik Secara Merata

Sebarkan artikel ini

Ribuan guru se – Samarinda geruduk Balai Pemerintah Kota Samarinda, pada pagi ini, Senin (3/10/2022).(Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Ribuan Guru melakukan demonstrasi menolak keputusan Wali Kota Samarinda Andi Harun menghapus insentif untuk sejumlah kriteria guru di Balai Kota, Senin (3/10/2022). 

Perwakilan guru, Agus Muhammad mengatakan, lebih dari 1.000 guru diperkirakan hadir di Balai Kota Samarinda besok. Jumlah itu dia sebut akan terus bertambah.

“Lebih dari seribu orang. Jumlah pasti saya enggak bisa pastikan karena yang konfirmasi terus bertambah,” kata Agus saat dihubungi wartawan media ini.

Agus menyebut, aksi tersebut melibatkan tiga organisasi, yakni Forum Peduli Guru Samarinda, PGRI Samarinda, dan PGRI Kaltim. Keterlibatan organisasi tersebut, sebut dia, sekaligus menegaskan, aksi dilakukan murni oleh guru. 

“Murni gerakan guru, tidak ada ditunggangi,” tegas Agus.

Dalam aksi demonstrasi besok, Agus menuturkan, pihaknya menyampaikan orasi dan pernyataan sikap atas kebijakan penghapusan insentif. Selain itu, pihaknya juga berharap guru dapat diterima untuk audiensi dengan Wali Kota Samarinda Andi Harun.(*/Wan)

Tuntutan tersebut yakni:

1) Guru ASN Pemkot Samarinda mendapatkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) 2023 dan seterusnya sebagaimana ASN di lingkungan Pemkot Samarinda dengan merevisi Perwali Samarinda Nomor 5/2021 tentang Tambahan Penghasilan Pegawai di Lingkungan Pemerintah Daerah khususnya Pasal 9 bagian h yang menjelaskan TPP tidak diberikan kepada pegawai yang menjabat sebagai guru/pengawas sekolah. Hal ini bertentangan dengan PP Nomor 12 Tahun 2019 Pasal 58 Ayat 3 bahwa Pemberian Tambahan Penghasilan kepaada Pegawai Aparatur Sipil Negara ditetapkan dengan Peraturan Kepala Daerah.

2) Guru dan tenga pendidik honorer di sekolah negeri agar dibayar oleh Pemkot Samarinda sebesar upah minimum Samarinda.

3) Pembuatan regulasi hukum yang jelas mengenai pemberian insentif bagi guru swasta dengan tujuan mensejahterakan guru.

4) Membatalkan surat edaran dari Sekda Samarinda tanggal 16 September 2022 Nomor 420/9128/100.01 tentang Penyelarasan Insentif Guru dan Tenaga Pendidikan.

5) Insentif bagi semua guru tahun 2022 di Lingkungan Pemerintah Kota Samarinda agar tetap dibayar selama 12 bulan (Januari-Desember ) 2022. 

error: Content is protected !!