Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Hukum & PeristiwaPPU

BREAKING NEWS: OTT KPK Berlangsung di Kabupaten Penajam Paser Utara, 4 Lokasi Sudah Tersegel

355
×

BREAKING NEWS: OTT KPK Berlangsung di Kabupaten Penajam Paser Utara, 4 Lokasi Sudah Tersegel

Sebarkan artikel ini

Lokasi Rumah Jabatan Bupati PPU disegel KPK.(Istimewa)

Timeskaltim.com, PPU – Tim satgas Komisi Pemberantasan Korupisi (KPK) diketahui kini kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, tim satgas melancarkan operasi senyap di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

“Benar KPK kemarin tanggal 12 Januari 2022 telah melakukan giat tangkap tangan terhadap penyelenggara negara di wilayah Penajam Paser Utara,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dikutip melalui Beritasatu.co, Kamis (13/1/2022).

Meski demikian, Ghufron belum dapat menyampaikan secara rinci penyelenggara negara dan pihak lain yang ditangkap. 

Ghufron hanya menyebut pihak-pihak tersebut ditangkap lantaran diduga terlibat dalam transaksi suap.

Ghufron menyebut para pihak yang ditangkap saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

“Sementara ini kami masih melakukan pemeriksaan selama 1×24 jam untuk memperjelas duduk perkaranya. Karena itu kami minta masyarakat bersabar dan memberi kesempatan kepada tim KPK utk bekerja menyelidik kasus ini, selanjutnya nanti akan kami infokan secara lebih komprehensif,” kata Ghufron.

Kantor Bupati PPU pun ikut disegel KPK.(Ist)

Saat dikonfirmasi keadaan Kantor Bupati PPU itu, pihak salah satu pegawai mengatakan, tidak menahu terkait OTT. Namun, terlihat bebeapa lokasi seperti ada 4 lokasi yang disegel. Yaitu ruang bupati, ruang sekretaris daerah dan rumah jabatan bupati PPU. Disegel menggunakan pita merah-hitam dan label KPK. 

“Kami juga melihat di ruangan Kepala Dinas PUPR juga ikut disegel,” ucap salah satu pegawai saat dikonfirmasi media Timeskaltim.com.

Saat dilakukannya penyegelan, Bupati PPU, Abdul Gafur Mas’ud (AGM) dan Plt Sekkab PPU, Muliadi sedang tidak berada di tempat. Informasinya diketahui berdasarkan pernyataan pegawai Kantor Bupati PPU itu, sedang dalam urusan di Jakarta. Sehingga, belum diketahui secara terperinci informasi terkait penyegelan tersebut.(Wan)