Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kabupaten PPU

Bijak Ilhamdani, Dorong Generasi Muda Terjun ke Sektor Pertanian dan Perikanan

278
×

Bijak Ilhamdani, Dorong Generasi Muda Terjun ke Sektor Pertanian dan Perikanan

Sebarkan artikel ini

Anggota DPRD PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani. (Aby/Timeskaltim) 

Timeskaltim.com, PPU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Bijak Ilhamdani, menyuarakan keprihatinannya terkait minimnya minat generasi muda terhadap profesi di sektor pertanian dan perikanan.

Berdasarkan hasil wawancara dengan awak media, ia menyoroti masih adanya kekurangan dalam sistem pendidikan yang belum optimal menyediakan tenaga ahli muda, terutama di bidang pertanian.

Bijak menekankan bahwa paradigma generasi muda yang cenderung melihat profesi seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau anggota TNI/Polri sebagai satu-satunya jalan menuju masa depan yang cerah adalah pemahaman yang kurang tepat.

“Kriteria untuk menjadi TNI atau Polri sangat terbatas dari sisi kuota dan kualifikasi. Padahal, masih banyak profesi lain yang tak kalah penting dalam menopang roda ekonomi daerah, seperti petani dan nelayan,” jelasnya.

Menurut Bijak, Pemerintah dan DPRD memiliki tanggung jawab besar dalam membangkitkan minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk kembali ke sektor-sektor ini.

“Petani dan nelayan sering dianggap sebelah mata, padahal mereka adalah pilar utama ekonomi kita,” tambahnya.

Ia juga menyoroti tantangan yang semakin kompleks di masa depan, terutama dengan kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) baru. Banyak masyarakat yang bercita-cita menjadi pegawai di IKN, meskipun kapasitas dan pengalaman yang dimiliki belum cukup.

“Padahal, kebutuhan pangan di IKN justru sangat mendesak. Saat ini, Kabupaten Penajam Paser Utara masih bergantung pada pasokan luar, seperti ayam dari Banjarmasin dan beras dari Sulawesi Selatan. Jika masyarakat kita bisa memproduksi sendiri, ketergantungan ini bisa berkurang,” tuturnya.

Bijak berharap ada pergeseran paradigma di kalangan generasi muda agar mulai melihat sektor pertanian dan perikanan sebagai profesi yang prospektif.

“Ini menjadi tugas kita ke depan, untuk mendorong semangat generasi muda, khususnya petani muda yang bisa memanfaatkan teknologi. Dengan begitu, sektor ini bisa terus berkembang dan menjadi penopang ketahanan pangan di wilayah kita,” pungkasnya. (Adv)