BAANAR Samarinda Resmi Dilantik, Komitmen Cegah Penyebaran Narkoba Di Kalangan Pemuda

Tokoh agama, Badan Otonom Nahdlatul Ulama (NU), Pemerintah Kota hingga akademisi UINSI Samarinda turut mendukung pemberantasan dan pencegahan narkoba di kalangan pemuda.(Topan Setiawan/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Pengurus Badan Ansor Anti Narkoba atau BAANAR Kota Samarinda resmi dilantik di Gedung Auditorium 22 Dzulhijjah Universitas Islan Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, pada Rabu (7/9/2022) pukul 09.00 Wita.

Acara tersebut digelar secara khidmat, dihadiri tokoh agama, badan otonom Nahdlatum Ulama (NU), puluhan mahasiswa, Organisasi Kepemudaan dan daerah. 

Pelantikan dipimpin langsung oleh Kastkorwil Banser Provinsi Kaltim, Murjani diikuti seluruh pengurus BAANAR Samarinda. Hadir pula Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Kaltim, Muhammad Fajri Al Faroby bersama Wakil Rektor II UINSI Samarinda, Prof Zurqoni. Hadir pula Ketua PCNU Samarinda, Asyari Hasan didampingi Ketua BAANAR Samarinda, Dirham. Perwakilan Kanwil Kemenag Kaltim dan Kemenag Samarinda. Kemudian, hadir pula Perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polresta Samarinda.

Dalam Sambutannya, Ketua BAANAR Samarinda, Dirham menyampaikan, sprit BAANAR PC GP Ansor Samarinda adalah menggalakkan literasi dan pengetahuan tentang bahaya narkoba. Selain itu membantu Badan Narkotika Nasional (BNN) Samarinda dalam agenda penyalahgunaan dan pencegahan Narkotika. Kepengurusan, berjumlah 22 orang untuk kemudian dilantik menjadi pengurus BAANAR Samarinda.

“Karena kita lebih kepada Pencegahan. Karena pemberantasan dilakukan oleh BNN. Sehingga ini tanggung jawab kita bersama,” ucap pria yang juga sebagai Ketua Pemuda Lintas Agama (Pelita) Kaltim ini.

Ia menunjukan, bentuk keprihatinannya atas fenomena penyalahgunaan Narkotika di Samarinda yang cenderung meningkat. Sebagai bagian dari pemuda NU, BAANAR akan giat mengadakan penyuluhan tentang bahaya narkoba di kalangan pemuda Ansor dan masyarakat di berbagai tingkatan.

“Berdasarkan info dari BNN, penyalahgunaan narkotika di kalangan pemuda di Samarinda cenderung meningkat. Harapannya setelah pengurus BAANAR ini dilantik akan menjalankan program sistematis tentang pencegahan narkoba di berbagai tingkatan. Mulai dari cabang, kecamatan bahkan Kalangan mahasiswa,” urainya.

Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Kaltim, Muhammad Fajri Al Faroby menambahkan, BAANAR adalah badan yang sangat penting. Sehingga setiap level kepengurusan GP Ansor harus membentuk Baanar.

“Karena narkoba adalah musuh bersama, daya rusaknya sangat berbahaya bagi generasi muda,” katanya.

Senada dengan pernyataan tersebut, Wakil Rektor II, Prof Zurqoni juga mengatakan, generasi muda harus terus berupaya menyongsong masa depan yang cerah. Ia menyebut, pembangunan bangsa dapat terwujud, karena adanya generasi muda yang kuat.

“Generasi muda harus terus kita perhatikan. Agar tak terjerumus dengan adanya penyalahgunaan narkoba di sekeliling kita,” tandasnya.

Acara tersebut, dirangkaikan dengan pendatanganan kerjasama (MoU) PC GP Ansor Samarinda bersama BNNK Samarinda dan UINSI.(Wan)