Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kota Samarinda

Angkasa Tanggapi Rencana Pemkot Ubah Citra Niaga Seperti Malioboro

441
×

Angkasa Tanggapi Rencana Pemkot Ubah Citra Niaga Seperti Malioboro

Sebarkan artikel ini

Anggota DPRD Samarinda, Angkasa Jaya.(Iswan Syarif)

Timeskaltim.com, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Angkasa Jaya menanggapi rencana Pemkot Samarinda dalam mengubah kawasan Citra Niaga seperti Malioboro yang berada di Yogyakarta.

Pasalnya dia menyampaikan dalam mewujudkan rencana tersebut perlunya perencana yang baik untuk melihat apa saja yang berpotensi untuk dikembangkan ketika citra niaga sudah di revitalisasi.

“Seorang playmaker yang baik, pasti bisa punya potensi, kemudian membangun suatu budaya atau peradaban misalnya dengan kita menjadikan pusat wisata atau pusat bisnis gitu kan setara dengan Malioboro. Ya pemerintah kota memberikan suatu perencanaan yang begitu baik,” ucapnya.

Menurutnya, Pemkot harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar usulan tersebut dapat didukung dan tidak menimbulkan pertanyaan.

Hal itu dikatakan untuk menciptakan persepsi yang sama baik antara pemerintah dan masyarakat sehingga menciptakan hubungan yang saling menguntungkan.

“Sosialisasikan kepada masyarakat. Pasti masyarakat tanya :pak, kalau kita membangun itu, apa buat saya? pasti begitu pertanyaan masyarakat, artinya apa yang masyarakat Samarinda dapatkan? itu disampaikan semua,” terangnya.

Ia menyoroti terkait lokasi citra niaga, yang menurutnya turut mendukung wacana tersebut melihat posisi citra niaga berada di tengah kota yang pastinya bisa menarik para wisatawan baik warga lokal, nasional, maupun dari luar Indonesia.

“Saya dulu tidak setuju itu dibangun mall, karena itu tidak semua bisa menikmati. Kalau ini kan bisa menjadi sarana ekonomi, bisa semua kalangan kemudian menjadi ikon Samarinda” imbuhnya.

Politisi PDIP ini pun berharap agar dalam merealisasikannya perlu kolaborasi antara pemerintah kota dan juga masyarakat sehingga sama-sama bersinergi untuk membangun citra niaga yang katanya akan menyerupai Malioboro.

“Tapi kalau pemerintah sendiri ,agak susah, Malioboro itu sekarang kan tidak serta-merta pemerintah itu “bersihkan Malioboro” ternyata pemerintah dan masyarakatnya sama-sama membangun. Citra niaga, kalau pemerintah kota dengan semua masyarakat sama-sama membangun, pasti oke,” tandasnya. (Adv/Bey)