Anggota DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti.(Ist)
Timeskaltim.com, Samarinda – Komisi IV DPRD Kota Samarinda bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) melakukan rapat evaluasi membahas tentang progres 2023 usulan perubahan 2023 dan usulan murni 2024.
Sri Puji Astuti, selaku Ketua Komisi IV menerangkan Disnaker memiliki tiga program bidang yakni program untuk pelatihan dan produktivitas tenaga kerja, program penempatan tenaga kerja dan program hubungan industrial.
“Semuanya program prioritas, tapi kan terbatas anggarannya lalu sebagian besar anggaran yang ada untuk ABPD itu biaya rutin gaji tunjangan ASN dan operasional kantor, seperti listrik dan sebagainya,” ucapnya.
Puji mengatakan, untuk pembinaan tenaga kerja di Samarinda sudah dilakukan pelatihan dan sudah bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) serta pelatihan langsung oleh Disnaker.
“Ada juga pelatihan sendiri kek membatik di kampung tenun dan masjid karena bisa menarik wisatawan” jelasnya.
Dari pelatihan yang sudah berjalan, Puji mengaku Disnaker kesulitan dalam modal dan pelatihan yang dilakukan terbatas.
“Kalau mereka memohon pinjaman ada syaratnya kan dan itu memberatkan kek NIB nah rata rata mereka tidak punya karena mereka ini pemula,” pungkasnya. (Adv/Bey)












