AdvertorialDPRD Kota Samarinda

Anggota DPRD Kota Samarinda Sebut Pendistribusian LPG 3 Kg Tak Tepat Sasaran

46
×

Anggota DPRD Kota Samarinda Sebut Pendistribusian LPG 3 Kg Tak Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini

Anggota DPRD Kota Samarinda, Novi Marinda Putri. (Dok. Timeskaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Beberapa belakangan ini, kelangkaan kembali terjadi terhadap tabung Liquified Petroleum Gas (LPG) ukuran 3 Kilogram (Kg) menjelang dan setelah Idul Adha.

Anggota DPRD Kota Samarinda, Novi Marinda Putri menilai persoalan ini disebabkan oleh pendistribusian gas 3 Kg yang tidak tepat sasaran.

“Permasalahannya itu tetap sama, pasti menjual tidak tepat sasaran. Pedagang besar bebas membeli gas 3 kg, padahal aturannya tidak boleh,” ujar Novi Marinda, Senin (18/6/2024).

Pihaknya kemudian mengusulkan agar dibuat regulasi yang jelas terkait siapa saja yang boleh menggunakan tabung gas melon tersebut.

“Nanti kita harap ada regulasi yang jelas dan juga bisa tepat sasaran. Kalau tidak, masyarakat pastinya panik dengan terjadinya kelangkaan gas,” tegasnya.

Ia menduga agen LPG mendistribusikan atau menjual secara bebas dan tanpa batasan, sehingga banyak dimanfaatkan pemilik rumah makan yang seharusnya tidak diperkenankan untuk menggunakan LPG 3 Kg.

“Warung-warung besar yang seharusnya tidak boleh menggunakan tabung gas tiga Kg ternyata masih memakainya,” tuturnya.

Legislator perempuan asal Basuki Rahmat ini menegaskan akan berdiskusi dengan Pertamina untuk membuat aturan yang efektif dan memastikan agen LPG tidak menjual gas tiga kg secara bebas.

“Karena masalahnya, meskipun kita bikin aturan, terkadang tidak dijalankan. Makanya saat ini kita berusaha agar agen tidak menjual bebas dan harus ada syarat-syaratnya terkait orang yang bisa mendapatkan gas tersebut,” tandasnya. (Bey)

error: Content is protected !!