Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kabupaten PPU

Anggota DPRD Dorong Peningkatan Sarana Pariwisata di PPU

349
×

Anggota DPRD Dorong Peningkatan Sarana Pariwisata di PPU

Sebarkan artikel ini

Teks Foto: Anggota Komisi III DPRD PPU, Zainal Arifin.(Aby Sully/Times Kaltim)

TimesKaltim.com, PPU – Hingga kini, perkembangan sektor pariwisata di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih terlihat stagnan, menurut pandangan seorang anggota Komisi III DPRD PPU.

Keterbatasan pembangunan infrastruktur pariwisata di PPU menjadi perhatian utama. Dengan kehadiran Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), diharapkan sektor pariwisata dapat mengalami kemajuan, terutama dalam menyambut kehadiran Ibukota Negara (IKN) Nusantara.

Anggota komisi III DPRD PPU, Zainal, menyuarakan keprihatinannya terkait hal ini. Ia berharap Pj Bupati dapat memberikan perhatian lebih pada sektor pariwisata di PPU, mengingat dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat setempat.

“Pj Bupati diharapkan dapat fokus pada pengembangan sektor pariwisata di PPU. Pengembangan pariwisata dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan, memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat,” ungkap Zainal baru-baru ini.

Zainal menekankan bahwa PPU memiliki sejumlah objek wisata potensial yang dapat mendukung pemindahan IKN ke Kecamatan Sepaku. Beberapa di antaranya adalah Pantai Nipah-Nipah di Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, dan Pantai Tanjung Jumlai di Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam, yang memiliki garis pantai yang cukup panjang.

Selain itu, Zainal juga merinci bahwa dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPDA) yang diterbitkan pada tahun 2021, sektor pariwisata di PPU memiliki dasar hukum yang kuat untuk pengembangan sarana dan prasarana. Perda tersebut juga menjadi dasar untuk mengajukan anggaran ke tingkat provinsi maupun pusat.

“Dinas pariwisata Pemda seharusnya lebih proaktif dalam meningkatkan sarana dan prasarana pariwisata. Jika anggaran daerah tidak mencukupi, dapat diajukan ke pusat atau provinsi. Terlebih lagi, Pj Bupati berasal dari Jakarta, di mana tentu banyak rekan yang dapat memberikan bantuan,” tambahnya. (Adv/Aby/Wan)