
TimesKaltim.com, Samarinda – Melalui Surat Keputusan (SK) Menteri dalam negeri (Mendagri) Tito Karnavian, wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam resmi ditunjuk sebagai Pelaksana tugas (Plt) Bupati PPU.
Hal ini menyusul dengan ditetapkannya Bupati Abdul Gafur Mas’ud (AGM) sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus suap pekerjaan pengadaan barang dan jasa serta perizinan di PPU.
Hal ini pun dikonfirmasi oleh Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi mengaku telah menerima SK tersebut, namun belum ditandatangani oleh Gubernur, Isran Noor.
“Tinggal menunggu tanda tangan Gubernur yang saat ini masih di Jakarta,” kata Wagub Kaltim dilansir dari akun resmi sosial media Pemprov Kaltim, Sabtu (15/1/2022).
Hadi menyebutkan bahwa rencananya SK tersebut akan di tandatangani oleh gubernur Isran Noor paling lambat Senin nanti. Hal ini guna menghindari kekosongan jabatan Bupati PPU dan terhambatnya proses pelayanan masyarakat di Kabupaten PPU.
Wagub berharap setelah ditetapkannya Hamdan sebagai Plt Bupati maka bisa bekerja secara maksimal sehingga dapat menjalankan roda pemerintahan yang sempat mandek beberapa hari terakhir ini.
“Diharapkan Pak Hamdam bisa bekerja menjalankan roda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat PPU,” ujarnya.
Selian itu, Wagub Kaltim juga berharap agar seluruh stakeholders, serta instansi terkait terus berkoordinasi, berkomunikasi, bekerjasama dan bersinergi dengan baik dalam melaksanakan program-program pembangunan.
Selain itu, tugas utama Plt Bupati tentu membantu pemerintah dalam penanganan pandemi Covid 19 yang hingga kini masih terjadi. Apalagi sudah terjadi penyebaran varian baru Covid-19 jenis Omicron.
Untuk itu, Plt Bupati berharap bisa meningkatkan kewaspadaan dan sebisa mungkin bersinergitas dengan pihak TNI-POLRI, Polri hingga masyarakat setempat.
“Hal yang penting itu terutama soal meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu taat dan disiplin dalam menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19,” ungkapnya.
Wagub Kaltim juga berpesan kepada seluruh masyarakat PPU agar tetap tenang dan menjaga kondusifitas keamanan daerah.
“Diharapkan tetap disiplin protokol kesehatan dalam berbagai aktivias sehari-hari,” harapnya. (Aji)












