Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik. (Iswan Syarif/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda membentuk badan usaha, khusus di perdagangan bahan pangan. Dengan tujuan agar bisa menjadi stabilisator atau pengendali harga bahan pangan.
Merespon hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik mengatakan dirinya sangat pendukung adanya hal tersebut, agar tidak ada kesenjangan dalam dunia perdagangan.
“Ini harus didukung, cuma untuk mewujudkan keinginan tersebut harus diserahkan ke pihak yang memiliki keahlian di bidang itu,” ucapnya.
Kemudian, ia juga menjelaskan untuk mewujudkan hal tersebut maka diperlukan pengelolaan dan perhitungan yang baik, agar tujuan tersebut tidak sia-sia.
“Jadi perhitungannya juga harus jelas, jumlah konsumsi harian dikalikan per pekan, sampai perbulan dan per tahun. Selanjutnya juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan lahan, serta perlu adanya inovasi dalam pengelolaannya,” jelasnya.
Selanjutnya, Politisi PKS ini meminta agar Pemkot Samarinda untuk betul-betul mengkaji terkait realisasi atas keinginan tersebut. Kemudian dalam proses pengkajian juga harus melibatkan lembaga-lembaga terkait.
“Pasti kita mendukung, apalagi kita mengakui bahwa sekarang ini untuk menjadi petani saja sepertinya kurang peminatnya. Padahal kalau kita lihat, hanya petani yang menjadi bos di pekerjaannya sendiri,” katanya.
Terakhir, Legislator Basuki Rahmat ini juga mendorong Pemkot Samarinda untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengelola sektor pertanian.
“Jangan sampai ini hanya menjadi angan-angan saja, bagaimana rencana tersebut terealisasi dengan baik kalau peminatnya saja kurang, makanya penting juga melakukan sosialisasi,” pungkasnya. (Adv/Nur/Wan)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Timeskaltim.com. Mari bergabung di Grup Telegram dan Youtube, caranya klik link https://t.me/timeskaltim (Telegram) dan https://www.youtube.com/@Timeskaltim (Youtube), kemudian join & subscribe. Anda harus install aplikasi tersebut terlebih dulu di ponsel.












