Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Hukum & PeristiwaKukar

Pabrik Tahu Asal Kukar Meledak, Pemilik Usaha Tewas Di Tempat

419
×

Pabrik Tahu Asal Kukar Meledak, Pemilik Usaha Tewas Di Tempat

Sebarkan artikel ini

Ledakan tersebut mempora-porandakan pabrik tahu tersebut. Diketahui kejadian itu terjadi pada Minggu (17/7/2022) siang tadi sekitar pukul 13.30 Wita.(Polsek Loa Janan)

Timeskaltim.com, Kukar – Kejadian meledaknya tabung ketel di pabrik tahu berlokasi di Dusun Tegal Anyar, Desa Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar) membuat sejumlah warga berbondong-bondong berlarian. Diketahui, Minggu (17/7/2022) siang tadi sekitar pukul 13.30 Wita.

Akibat kejadian itu, satu orang meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. Dan seorangnya lagi mengalami luka bakar.

Kapolres Kukar AKBP Hari Rasona, melalui Kapolsek Loa Janan IPTU Aksaruddin Adam saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. 

“Iya benar, kejadiannya tadi siang dan ada korban jiwa satu orang,” ucap Aksaruddin, pada media ini.

Untuk identitas yang meninggal dunia bernama M Puji Utomo (50). Ia merupakan pemilik atau bos dari pabrik tahu tersebut. Sementara karyawannya bernama Supriyono (27) mengalami luka pada bagian punggung dan kaki.

Kondisi tubuh korban yang meninggal akibat ledakan itu sangat mengenaskan. Kedua kakinya putus,” jelas Aksar, biasa disapa.

Kapolsek mengatakan, insiden ini terjadi saat Puji sedang mengobrol bersama seorang karyawannya bernama Fery Eko Prayitno (21). Di depan tabung ketel saat sedang merebus tahu.

“Saat itu juga tabung ketel tersebut meledak hingga membuat kedua kaki korban putus dan meninggal dunia. Sedangkan karyawannya bernama Fery terpental, namun selamat. Sementara Supriyono mengalami luka bakar, karena terkena air rebusan,” urai Aksar, lagi.

Penyebab lain, proses pembuatan tahu di pabrik milik Puji Utomo masih manual dan tradisional. Sehingga tidak ada indikator yang bisa menunjukkan suhu tabung ketel sudah melewati batas maksimum (Over Heat), yang seharusnya segera didinginkan.

Selepas kejadian, tubuh Puji Utomo langsung dibawa ke RSUD Inche Abdoel Moeis, sementara Supriyono langsung dilarikan ke Puskesmas Loa Janan Ulu untuk penanganan luka bakar di punggung dan kakinya.(Wan)