Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDaerahDiskominfo Provinsi KaltimDPRD Kaltim

Reses Di Kutim, Sutomo Jabir Terima Berbagai Keluh Kesah Warga Desa Long Lees  

367
×

Reses Di Kutim, Sutomo Jabir Terima Berbagai Keluh Kesah Warga Desa Long Lees  

Sebarkan artikel ini

Antusias warga Desa Long Lees terpancar melalui raut wajah berseri-seri itu, ketika menyambut Anggota DPRD Kaltim, Sutomo Jabir.(Ist)

Timeskaltim.com, Kutim – Anggota DPRD Kaltim, Ir Sutomo Jabir, ST MT menggelar Resap Aspirasi (Reses) dihadiri ratusan Warga Di Desa Long Lees, Kecamatan Busang Kabupaten Kutai Timur (Kutim), pada Rabu (6/7/2022) siang.

Kebahagian dan Antusias warga Desa Long Lees terpancar melalui raut wajah berseri-seri itu, ketika menyambut kedatangan Politisi Asal PKB tersebut.

Disebutkan Sutomo Jabir, warga desa setempat mempertanyakan pemasangan instalasi listrik PLN di gang dan rumah warga.

“Soal listrik ini salah satunya juga disampaikan Pak Uluy, bahwa listrik PLN belum masuk di kampungnya. Jadi, mereka sangat mengharapkan bantuan penerangan serta kebutuhan listrik,” ungkap legislator ulung asal Dapil Bontang, Kutai Timur dan Berau ini.

Sementara terkait infrastruktur jalan, warga juga mengeluhkan kondisi jalan dari Busang ke Samarinda yang sangat memerlukan perbaikan, juga jalan usaha tani di Desa Long Lees.

Politisi muda ini juga mengungkapkan, warga menyampaikan bantuan pangan non tunai di Busang yang disalurkan dari pusat banyak yang bermasalah.

“Salah satu alasannya akibat data yang tidak valid. Mereka berharap masalah ini dapat diatasi agar semua warga yang semestinya mendapatkan bisa menerima bantuan, urai Sutomo Jabir.

“Begitupun soal program BPNT, warga meminta agar bisa merata di Busang karena saat ini data yang masuk tidak semua warga PKH mendapat bantuan BPNT,” tambahnya.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Sutomo Jabir.(Ist)

Kendati demikian, Sutomo juga menyinggung terkait persoalan terkait mengantisipasi kebakaran. Ia menyebut, warga juga memerlukan mobil pemadam kebakaran untuk Desa Long Lees, sebab kebakaran yang menimpa enam di desa tersebut tidak bisa diatasi karena keterbatasan mobil pemadam.

“Warga juga meminta bantuan bibit sawit agar mereka bisa berkebun untuk meningkatkan perekonomian,” tandasnya.(Wan/ADV/Kominfokaltim)