Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDiskominfo Provinsi KaltimNewsSamarinda

Tercatat ! Kaltim Kantongi Kasus Kekerasan Perempuan Dan Anak Sebanyak 450 Kasus  

651
×

Tercatat ! Kaltim Kantongi Kasus Kekerasan Perempuan Dan Anak Sebanyak 450 Kasus  

Sebarkan artikel ini

Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Noryani Sorayalita.(Topan Setiawan/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Pemerintah Provinisi (Pemprov) Kaltim, mencatat sebanyak 450 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang tahun 2021. 

Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Noryani Sorayalita mengatakan, data ini didapat melalui aplikasi Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA).

“Jumlah ini merupakan data yang dilaporkan dan dicatat dalam aplikasi Simfoni PPA, sedangkan jumlah korbannya sebanyak 513 orang,” kata Soraya, saat dikonfirmasi media ini, Kamis (23/6/2022).

Soraya menjelaskan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tahun 2022 ini berpotensi meningkat. Hal ini lantaran per 1 Juni 2022, telah dilaporkan sebanyak 316 kasus dengan korban sebanyak 335 orang dengan komposisi korban perempuan dewasa 55 persen dan korban anak 45 persen.

Menurut Soraya, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi penurunan atau kenaikan kasus yang dilaporkan ke Simfoni PPA, yakni tergantung pada sumber daya manusia pengelola data dan berdasarkan pada laporan masyarakat.

Lebih lanjut, Soraya mendorong kesadaran masyarakat untuk melaporkan kasus kekerasan pada perempuan dan anak. Ia menekankan, dengan diketahuinya kasus kekerasan, Pemprov Kaltim dapat mengambil langkah pendampingan penyembuhan pasca trauma atau trauma healing maupun pendampingan hukum.

“Perlu dilakukan pelatihan agar dapat meningkatkan pengetahuan, termasuk dapat menyosialisasikan sistem pencatatan, mengevaluasi kinerja dan menginput data korban kekerasan perempuan dan anak,” pungkasnya.(Wan/ADV/Kominfokaltim)