Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DaerahHukum & PeristiwaPolitik

Ketua HIPMA KMA Kritisi Kinerja Pemkab Kutim Yang Begitu Lamban, Ely Al Feby:Jangan Siksa Masyarakat Dengan Kondisi Infrastuktur Yang Buruk

461
×

Ketua HIPMA KMA Kritisi Kinerja Pemkab Kutim Yang Begitu Lamban, Ely Al Feby:Jangan Siksa Masyarakat Dengan Kondisi Infrastuktur Yang Buruk

Sebarkan artikel ini

Banjir menimpa Desa Kelinjau Ulu, Kelinjau Ilir, Kelinjau Tengah, Gemar Baru, Senyiur, Long Nah dan Long Poq.(Ist)

Timeskaltim.com, Kutim –  Musibah banjir yang cukup parah, telah melanda di Kecamatan Muara Ancalong, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), sejak Selasa (18/5/2022) lalu. Sedikitnya menenggelamkan 7 desa diantaranya, yaitu Desa Kelinjau Ulu, Kelinjau Ilir, Kelinjau Tengah, Gemar Baru, Senyiur, Long Nah dan Long Poq.

Hal tersebut membuat Ketua Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Kecamatan Muara Ancalong (HIPMA KMA), Ery Al Feby memberikan evaluasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim yang dinakhodai Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang itu.

Ia menegaskan, motto Bupati dan Wakil Bupati Kutim soal menata Kutim kembali, perlu dievaluasi. Mengingat banyaknya desa yang terdampak mengalami banjir yang berakibat terendamnya rumah-rumah warga, salah satunya di pusat ibu kota Kecamatan Muara Ancalong, Desa Kelinjau Ulu dan Ilir. 

Diketahui,  kemarin sore volume air sudah mencapai kurang lebih 1,5 m, sehingga ada beberapa warga yang mengungsi di tempat warga lain. 

Hal ini sangat mengganggu proses aktivitas dan transportasi umum  masyarakat, yang disesali adalah lambatnya penanganan dari pemerintah kabupaten bahkan sampai pada hari ini posko banjir belum di dirikan.

“Ini jelas menghambat aktivitas kegiatan masyarakat dan yang saya sesalkan kenapa dalam proses penanganannya sangat lambat dari pemerintah kabupaten kutai timur” ungkap Ery Al Feby saat dikonfirmasi, Senin (23/5/2022).

Untuk mengatasi banjir yang kian parah tersebut, Ery Al Feby mewakili segenap pengurus HIPMA KMA berharap kepada semua pihak termasuk anggota legislatif dapat turun tangan.

“Saya juga berharap pada Anggota DPR-Daerah Kutim Dapil 3 untuk bisa bersuara lantang terkait banjir yang kian parah.” ungkap Ery Al Feby

Melihat banyaknya infrastruktur pemerintahan, pendidikan dan kesehatan yang terdampak ini, akan menjadi boomerang ke depannya.

Melihat, masih banyak infrastruktur yang belum bisa dikatakan layak. Ia menyoroti adanya pasca kejadian banjir ini akan memakan banyak infrastruktur yang rusak parah.

“Jangan siksa masyarakat dengan kondisi infrastruktur yang buruk.” tutup, Achmad Fawwaz Albani, Pemuda Muara Ancalong.(Wan)