Timeskaltim.com, Kukar – Kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami tekanan membuat Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama DPRD melakukan penyesuaian anggaran secara menyeluruh. Efisiensi dinilai menjadi langkah yang tidak terelakkan di tengah ketidakpastian fiskal.
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, menyebut sejumlah pos anggaran mulai dikurangi, terutama yang tidak bersifat prioritas. Kebijakan ini mencakup pembatasan perjalanan dinas hingga penggunaan fasilitas operasional.
“Anggaran yang tidak terlalu prioritas akan kita kurangi, termasuk perjalanan dinas dan fasilitas tertentu,” ujarnya, pada Jumat (24/04/2026).
Ia menjelaskan, kondisi ini dipengaruhi belum pastinya transfer dana dari pemerintah pusat, termasuk dana kurang salur. Selain itu, target pendapatan asli daerah (PAD) juga diperkirakan belum tercapai secara optimal.
“Situasi ini membuat kita harus berhati-hati agar tidak menambah beban keuangan daerah,” jelasnya.
Sebagai dampak lanjutan, sejumlah program pembangunan, khususnya proyek infrastruktur yang belum mendesak, diputuskan untuk ditunda sementara. Langkah ini diambil guna menjaga stabilitas keuangan dan menghindari potensi penambahan utang.
Pemerintah daerah sendiri, lanjut Yani, akan menunggu kepastian realisasi anggaran dari pusat hingga pertengahan tahun. Evaluasi lanjutan akan dilakukan melalui pembahasan APBD Perubahan.
“Kita lihat dulu kondisi sampai Juli atau Agustus, baru nanti dibahas kembali di APBD Perubahan,” katanya.
Di internal DPRD Kukar, kebijakan efisiensi juga diterapkan secara signifikan. Pemangkasan anggaran bahkan mencapai 50 persen dari alokasi sebelumnya.
“Kalau sebelumnya satu kegiatan dianggarkan Rp1 miliar, sekarang hanya sekitar Rp500 juta. Ini berlaku untuk semua kegiatan,” tegasnya.
Ia menambahkan, langkah penghematan ini menjadi bagian dari komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif dalam menjaga keseimbangan keuangan daerah di tengah situasi yang penuh tantangan.
“Ini upaya kita bersama agar kondisi keuangan daerah tetap stabil,” pungkasnya. (Rob/Pii)












