Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Daerah

Sony Naikkan Harga PS5 Secara Global, Imbas Tekanan Ekonomi Dunia

6
×

Sony Naikkan Harga PS5 Secara Global, Imbas Tekanan Ekonomi Dunia

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi PS5. (Istimewa)

Timeskaltim.com, Jakarta – Industri gim global kembali bergerak dinamis. Sony Interactive Entertainment resmi menaikkan harga sejumlah perangkat andalannya, termasuk PlayStation 5 (PS5), PS5 Pro, hingga PlayStation Portal yang mulai berlaku sejak 2 April 2026.

Keputusan ini diumumkan langsung oleh Vice President Global Marketing Sony Interactive Entertainment, Isabelle Tomatis. Ia menyebut penyesuaian harga dilakukan sebagai respons terhadap tekanan ekonomi global yang masih berlangsung.

Kenaikan harga diterapkan secara global dengan nominal berbeda di tiap negara, menyesuaikan kondisi ekonomi serta nilai tukar mata uang. Di Amerika Serikat, harga PS5 kini berada di kisaran Rp11 juta, sementara versi digital sekitar Rp10,2 juta dan PS5 Pro menyentuh Rp15,3 juta.

Di Inggris, harga PS5 tercatat sekitar Rp12,2 juta, versi digital Rp11,2 juta, dan PS5 Pro mencapai Rp17 juta. Sementara di kawasan Eropa, PS5 dijual sekitar Rp12 juta, versi digital Rp11,1 juta, dan PS5 Pro sekitar Rp16,6 juta.

Untuk pasar Jepang, harga PS5 berada di kisaran Rp10,7 juta, versi digital Rp9,9 juta, dan PS5 Pro sekitar Rp15,1 juta.

Sony menegaskan kebijakan ini bersifat fleksibel untuk setiap wilayah. Harga dapat berbeda tergantung kondisi ekonomi lokal, pajak, hingga biaya distribusi di masing-masing negara.

Langkah ini dinilai sebagai strategi perusahaan dalam menjaga keberlanjutan bisnis di tengah ketidakpastian ekonomi global, tanpa mengurangi kualitas produk yang ditawarkan.

Namun di sisi lain, kenaikan harga berpotensi memengaruhi daya beli konsumen, khususnya di negara berkembang. Meski begitu, Sony tetap optimistis minat terhadap konsol generasi terbaru akan tetap tinggi.

Perusahaan berharap inovasi dan pengalaman bermain yang ditawarkan masih menjadi daya tarik utama bagi para gamer, sekaligus menjaga posisi mereka di tengah persaingan industri yang semakin ketat. (*/Rob/Pii)