Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Samarinda

Hari Santri dan Sumpah Pemuda, Polri–GP Ansor Kokohkan Sinergi Kebangsaan

135
×

Hari Santri dan Sumpah Pemuda, Polri–GP Ansor Kokohkan Sinergi Kebangsaan

Sebarkan artikel ini
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro. (Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda — Dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional ke-11 dan Hari Sumpah Pemuda ke-97, ribuan santri dan pemuda mengikuti Apel Kebangsaan yang digelar di halaman Mapolresta Samarinda, pada Selasa (28/10/2025).

Tak hanya sarat akan makna kebangsaan, dalam kegiatan tersebut juga diwarnai dengan aksi nyata kepedulian sosial.

Dalam pantauan media ini dilapangan, Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, turut menyerahkan dua puluh unit unit sumur bor kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian serta wujud sinergi antara Polda Kaltim dengan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kaltim.

“Kami hari ini memberikan tali asih berupa 20 sumur bor yang akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya kepada awak media.

Ia menjelaskan, penentuan lokasi pembangunan sumur bor akan dilakukan oleh GP Ansor. Prioritas akan diberikan kepada wilayah-wilayah pelosok yang belum memiliki akses air bersih.

“Teman-teman GP Ansor akan memetakan titik-titik mana yang paling membutuhkan. Terutama daerah terpencil yang belum terlayani air bersih,” jelasnya.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi simbol nyata kerja sama antara Polri dan masyarakat. Sinergi ini bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk GP Ansor dan berbagai pihak lainnya, demi menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Selain penyerahan bantuan sosial, apel kebangsaan ini juga menjadi momentum memperkuat komitmen kebangsaan dan semangat menjaga keutuhan NKRI.

Para santri dan pemuda Kaltim yang hadir secara serentak mendeklarasikan tekad untuk menjadi pelopor perdamaian, persaudaraan, dan penjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Ia juga menegaskan, semangat Hari Santri dan Sumpah Pemuda harus diwujudkan dalam tindakan nyata, mulai dari menumbuhkan toleransi antarumat beragama hingga berkontribusi bagi pembangunan sosial di daerah.
“Saya yakin santri dan pemuda Kaltim mampu menjalankan peran itu. Semangat satu bahasa, satu tanah air, dan satu bangsa harus terus kita hidupkan agar Kaltim tetap aman dan damai,” pungkasnya. (Has/Bey)