Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kaltim

DPRD Kaltim Soroti Kebiasaan Warga Gunakan Jamban Sungai, Minta Pendekatan Kultural

182
×

DPRD Kaltim Soroti Kebiasaan Warga Gunakan Jamban Sungai, Minta Pendekatan Kultural

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kaltim, Satkowi V Zahry. (Timeskaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Sarkowi V Zahry, menilai fenomena sebagian masyarakat yang masih menggunakan jamban di bantaran sungai tidak semata-mata karena kurangnya fasilitas. Menurutnya, faktor budaya yang telah mengakar turut memengaruhi kebiasaan tersebut.

“Memang diakui, sebagian masyarakat kita masih menggunakan jamban di sungai karena faktor budaya. Mereka lebih senang karena sudah terbiasa dan merasa akrab dengan sungai,” ujar Sarkowi, pada Rabu (13/08/2025).

Ia mengapresiasi upaya pemerintah yang telah menyediakan sarana mandi, cuci, kakus (MCK) yang lebih layak. Namun, menurutnya, pembangunan fisik saja tidak cukup tanpa disertai edukasi dan pendekatan kultural yang menyentuh langsung masyarakat.

“Pemerintah sudah berusaha menyediakan MCK yang layak. Tapi ini harus diimbangi dengan edukasi. Karena masyarakat kita ini secara kultur memang sangat dekat dan akrab dengan sungai. Jadi pendekatannya harus halus, tidak bisa frontal,” tegasnya.

Sarkowi mendorong agar program pembangunan MCK, baik melalui bantuan langsung maupun program dinas teknis, dirancang sejalan dengan upaya penyadaran masyarakat. Perubahan perilaku, kata dia, harus dilakukan bertahap dan konsisten.

“Kalau pendekatannya tepat, saya yakin budaya ini bisa bergeser. Tapi memang tidak bisa instan. Butuh waktu, sama seperti dulu kita mengubah kebiasaan dari telepon umum koin ke telepon seluler. Semua perlu proses edukasi,” pungkasnya. (Adv/Rob/Bey)