Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kaltim

DPRD Samarinda Desak Pengawasan Ketat Terhadap Aktivitas Cut and Fill

268
×

DPRD Samarinda Desak Pengawasan Ketat Terhadap Aktivitas Cut and Fill

Sebarkan artikel ini
Kegiatan kunjungan ke kawasan pergudangan oleh Komisi III DPRD Samarinda. (Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Komisi III DPRD Kota Samarinda menyoroti peningkatan praktik pematangan lahan (cut and fill) yang dianggap menjadi salah satu penyebab munculnya genangan air di beberapa lokasi.

Ketua Komisi III, Deni Hakim Anwar, menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas tersebut agar tidak merusak lingkungan dan infrastruktur kota.

Saat melakukan kunjungan ke kawasan pergudangan pada Selasa sore (5/8/2025), Deni mengamati adanya kegiatan cut and fill yang berpengaruh negatif pada sistem drainase. Ia melihat banyak tanah yang tersebar di jalan sehingga membuat permukaan jalan licin dan saluran air tersumbat.

“Tanah yang dibawa kerap jatuh di jalan, membuat jalan menjadi licin dan menumpuk di area rawa, yang akhirnya memicu banjir,” ujarnya di Kantor DPRD Samarinda.

Deni juga menyoroti kondisi kolam retensi yang kurang terawat sebagai bukti lemahnya perhatian pengembang terhadap fasilitas lingkungan.

Menurutnya, penanganan banjir tidak cukup hanya dengan memperbaiki drainase jika izin pembangunan terus diberikan tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan.

“Masalah banjir harus diselesaikan dari sumbernya. Tidak bisa hanya memperbaiki drainase di satu sisi, sementara izin cut and fill tetap dikeluarkan,” tegasnya.

Ia mengajak agar koordinasi antar lembaga, termasuk pemerintah kota dan instansi teknis, diperkuat untuk mengawasi praktik pematangan lahan secara menyeluruh.

Sebagai tindak lanjut, Komisi III berencana menggelar inspeksi tambahan guna memastikan kegiatan tersebut berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku. (Adv/Bey)