Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kaltim

Salehuddin Ingatkan Pentingnya Literasi Digital untuk Cegah Hoaks

295
×

Salehuddin Ingatkan Pentingnya Literasi Digital untuk Cegah Hoaks

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kaltim, Salehuddin. (Hasbi/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Salehuddin, mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dan beretika dalam menggunakan ruang digital.

Kepada awak media, ia mengungkapkan bahwa literasi digital menjadi kunci untuk menyaring derasnya arus informasi yang beredar di media sosial.

“Kita tidak bisa menahan derasnya informasi, tapi kita bisa membekali diri agar lebih bijak dalam memilah mana informasi yang valid dan mana yang menyesatkan,” ujar Salehuddin, Jum’at (1/7/2025).

Ia menilai bahwa sejauh ini banyak konten di media sosial yang viral tanpa dukungan fakta jelas, sehingga rawan menyesatkan publik. Masyarakat pun sering kali menelan informasi mentah-mentah tanpa verifikasi.

Kata dia, pemahaman tentang etika digital dan literasi informasi sangat penting untuk menjaga ruang publik tetap sehat.

Politisi Partai Golkar itu juga mengajak, masyarakat agar lebih kritis, tidak mudah terprovokasi, serta bijak dalam membagikan konten.

Selain itu, Salehuddin menekankan pentingnya menghormati privasi individu. Penyebaran data pribadi tanpa izin, katanya, bisa menimbulkan konsekuensi hukum sesuai dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Privasi adalah hak yang dilindungi hukum. Masyarakat harus tahu batasnya agar tidak melanggar aturan atau menimbulkan dampak hukum,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia menyatakan bahwa meningkatnya literasi digital akan menjadikan masyarakat mitra strategis pemerintah, dalam mendorong transparansi dan pembangunan.

Diakhir ia juga menekankan peran penting jurnalis sebagai garda terdepan penyampai informasi yang berkualitas.

“Jurnalis adalah mitra penting dalam pembangunan. Mereka memikul tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas informasi dan menjaga kepercayaan publik,” pungkasnya. (Adv/Has/Bey)