Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kaltim

Muhammad Samsun Soroti Pentingnya Peningkatan Infrastruktur di Kukar

176
×

Muhammad Samsun Soroti Pentingnya Peningkatan Infrastruktur di Kukar

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Samsun. (Roby Sugiarto/Timeskaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Samsun, menyoroti pentingnya peningkatan infrastruktur di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Ia menegaskan bahwa infrastruktur dasar merupakan kebutuhan utama masyarakat dan harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah.

“Infrastruktur itu wajib dinomorsatukan karena menyangkut langsung kepentingan rakyat,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut, pada Jumat (04/07/2025).

Ia menekankan, bahwa pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus difokuskan untuk pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, tidak hanya dalam bentuk infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan, tetapi juga mencakup sektor pendidikan, kesehatan, dan layanan dasar lainnya.

“PAD itu harus dikelola untuk kepentingan rakyat, baik dalam bentuk infrastruktur fisik maupun program-program pelayanan publik lainnya,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga menyoroti potensi besar sektor pertanian di Kukar yang dinilai cukup berkembang pesat. Ia mengapresiasi kinerja Bupati sebelumnya yang dianggap berhasil mendorong kemajuan sektor ini.

“Pengembangan pertanian di Kukar cukup pesat dan maju menurut saya. Kinerja Bupati sebelumnya cukup bagus di sektor pertanian, dan itu merupakan prestasi yang harus terus ditingkatkan,” katanya.

Namun demikian, Samsun mencatat masih terdapat infrastruktur pertanian yang belum memadai dan perlu mendapat perhatian khusus ke depannya. Ia menyebut pentingnya pembangunan sarana pendukung seperti bendungan, irigasi, jalan usaha tani, dan akses pasar.

“Kalau semua itu sudah dibangun dengan baik, maka petani kita bisa mandiri. Mereka tidak akan bergantung pada bantuan. Dengan atau tanpa bantuan, petani tetap bisa menanam asalkan ada dukungan infrastruktur,” pungkasnya. (Adv/Rob/Bey)