Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kaltim

Ketua DPRD Kaltim Apresiasi Gaya Kepemimpinan Gubernur Baru

350
×

Ketua DPRD Kaltim Apresiasi Gaya Kepemimpinan Gubernur Baru

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud. (Istimewa)

Timeskaltim.com, Samarinda – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud, menyampaikan apresiasinya terhadap gaya kepemimpinan Gubernur Kaltim yang dinilai membawa angin segar dalam tata kelola pemerintahan provinsi.

Dalam 100 hari pertamanya menjabat, Gubernur menunjukkan arah baru yang dinilai lebih tertib, efisien, dan berorientasi pada hasil.

Ia menilai, dalam waktu singkat, langkah-langkah reformasi birokrasi yang ditempuh sudah terasa dampaknya, terutama dalam mengubah pola kerja pemerintah yang selama ini dinilai kurang efisien.

“Ada semangat baru yang kami rasakan. Gubernur tampaknya sangat serius membangun kultur kerja yang disiplin dan hemat anggaran,” kata Hasanuddin belum lama ini.

Salah satu kebijakan yang dianggap paling mencolok adalah larangan penyelenggaraan rapat di luar kantor, khususnya di hotel. Rapat kini diarahkan agar dilaksanakan di lingkungan instansi masing-masing, yang diyakini dapat menekan belanja daerah secara signifikan.

“Kebijakan itu bukan cuma soal pemangkasan anggaran, tapi juga simbol dari perubahan orientasi. Pemerintah kini lebih fokus pada efektivitas, bukan seremonial,” ujar Hasanuddin.

Selain itu, rutinitas koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap pekan juga diapresiasi. Menurutnya, langkah ini mampu menyelaraskan program kerja lintas sektor dan mempercepat pelaksanaan kebijakan secara menyeluruh.

“Rapat koordinasi mingguan itu bukan rutinitas kosong. Itu forum penting yang menyatukan langkah semua OPD, agar pembangunan daerah berjalan terarah dan tidak saling tumpang tindih,” tegas politisi dari Partai Golkar tersebut.

Tak hanya itu, dirinya memastikan, DPRD Kaltim akan terus mendukung langkah-langkah reformasi yang dilakukan Pemprov. Terlebih, Kaltim kini berada di pusat perhatian nasional dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kami siap bersinergi untuk menghadapi tantangan baru. Jangan sampai peluang besar dari IKN hanya menjadi beban. Justru ini harus jadi momentum untuk mendorong pemerataan pembangunan yang inklusif,” pungkasnya. (Adv/Rob/Bey)