

Anggota DPRD Fraksi PDIP, Sutrisno menyambangi Warga Berambai sembari mendengarkan langsung keluhan masyarakat setempat.(Ist)
Timeskaltim.com, Samarinda– Anggota Fraksi PDIP DPRD Samarinda, Sutrisno melakukan reses masa sidang I tahun 2022 yang digelar di Berambai, Sempaja Utara, belum lama ini.
Dalam pelaksanaan reses tersebut, Sutrisno mengumpulkan warga Berambai di Balai Pertemuan yang dia bangun sejak Angustus 2021 lalu.
“Saya melaksanakan reses menghadirkan warga dari RT 28, 29, 30 dan 31,” sebut Sutrisno saat dikonfirmasi media Timeskaltim.com, Minggu (13/2/2022) pagi.
Reses yang dilakukan Sutrisno tersebut disambut antusias oleh warga setempat. Sejumlah masalah yang diusulkan warga pun beragam.
Warga pun mengusulkan perbaikan jalan, listrik hingga air bersih. Dia mengakui, usulan warga itu memang benar adanya sesuai dengan kondisi yang dialami warga.
“Memang warga di sana tidak ada sama sekali menikmati lampu, hanya pelita penerang biasa saja,” ujarnya.
Kemudian, jalan akses bagi warga untuk jalur ke perkotaan pun sangat rusak parah. Ada jalan tapi tidak layak untuk dilalui.
Baca Juga: Terapkan PPKM, DPRD Samarinda Minta Pemkot Canangkan Bansos
“Jalan memang ada, tapi jalan provinsi, sampai saat ini tidak ada perhatian dari Pemprov Kaltim,” ujarnya.
Meskipun tidak ada perhatian dari Pemkot Samarinda maupun Pemprov Kaltim, warga mengaku sudah terbiasa. Sebab pembangunan selama ini yang dilakukan Pemkot tidak semua tersentuh oleh masyarakat secara merata.
Padahal masyarakat di sana itu hidupnya bertani, sebagian hasil pertanian ada di sana. Harusnya jalur transportasinya diperhatikan,” tutur Sutrisno.
Selain itu, konstituennya juga mengeluhkan jaringan internet yang belum menyentuh kawasan Berambai. Oleh karena itu, Sutrisno berjanji akan mengakomodir seluruh usulan masyarakat tersebut.
Baca Juga: Waktu Kontrak Hampir Habis, Komisi III DPRD Sidak Sejumlah Proyek Pemprov
Bahkan, kata Sutrisno, sebagian masyarakat di Berambai belum memiliki identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Sehingga, dirinya telah berkoordinasi dengan kelurahan setempat untuk mendata warga yang belum memiliki KTP.
“Karena saya sering berkunjung ke sana, kebetulan saya membangun balai pertemuan untuk warga Berambai, jadi saya sudah membantu memfasilitasi,” pungkasnya.(Adv/Wan)












