Timeskaltim.com, Samarinda – Gelar kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) Ke-2, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Budianto Bulang, menegaskan bahwa demokrasi yang sehat harus didukung oleh keterlibatan aktif dari masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Ngayau, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) diiringi dengan dialog bersama dengan warga.
Kepada awak media, ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya demokrasi serta Pemilihan Umum (Pemilu).
“Demokrasi ini bukan hanya tentang Pemilu. Kami ingin memberikan pemahaman yang lebih luas, tentang hak dan kewajiban warga dalam sistem demokrasi,” ungkapnya saat diwawancarai oleh wartawan Timeskaltim.com, pada Sabtu (28/2/2025).
Kata dia, Budianto Bulang, bahwa proses demokrasi yang dibalut dengan Pemilu merupakan kedaulatan bagi masyarakat dalam memilih pemimpin dilembaga eksekutif serta perwakilan dilembaga legislatif.
“Keterbukaan informasi dalam proses demokrasi merupakan suatu insan yang penting,” sambung politisi partai Golkar itu.
Diakhir wawancara ia berharap, agar kegiatan seperti ini semakin membuat masyarakat sadar akan peran mereka, dalam mendukung sistem demokrasi yang lebih inklusif dan transparan.
“Saya juga berkomitmen untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan dialog terbuka seperti ini,” pungkasnya.
Ditempat yang sama, Tayyib (47), salah satu masyarakat Desa Ngayau mengapresiasi kegiatan ini. Pasalnya, menurut dia melalui kegiatan ini telah memberikan wawasan baru tentang bagaimana masyarakat dapat lebih aktif dalam proses demokrasi.
“Kami jadi lebih paham bagaimana cara menyampaikan aspirasi secara efektif dan memahami bagaimana kebijakan daerah dibuat,” ujar Tayyib. (Has/Bey)












