Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Samarinda

DPPKUKM dan BPOM Kaltim Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Terjamin Aman

516
×

DPPKUKM dan BPOM Kaltim Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Terjamin Aman

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi program makan bergizi gratis. (Ist.)

Timeskaltim.com, Samarinda – Menjelang pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (DPPKUKM) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan bahwa ketersediaan pasokan pangan di wilayah tersebut dalam kondisi baik.

Kepala Dinas DPPKUKM Kaltim, Heni Purwaningsih, menjelaskan bahwa Kaltim siap menjalankan program MBG, yang telah melalui uji coba di beberapa daerah, termasuk Samarinda dan Penajam Paser Utara (PPU).

“Sesuai dengan juknis, program ini diharapkan mampu menciptakan kelompok-kelompok usaha kecil dan pemerataan perputaran ekonomi,” ujar Heni, Sabtu (11/1/2025).

Heni menambahkan bahwa program ini juga bertujuan untuk mendorong koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebagai penggerak ekonomi lokal, dengan menampung hasil produksi pangan dari petani sebagai bahan baku.

“Kami optimistis MBG dapat menciptakan sirkular ekonomi di desa, di mana koperasi dan Bumdes menjadi big tenant,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya terus mempersiapkan koperasi dan Bumdes di Kaltim untuk berperan sebagai penyedia bahan pangan, sekaligus dapur utama dalam pelaksanaan MBG. Potensi lokal, seperti petani, peternak, dan nelayan, juga akan diberdayakan.

Mendorong Pemanfaatan Produk Lokal

Heni mengakui bahwa kebutuhan pangan di Kaltim saat ini masih banyak bergantung pada pasokan dari luar daerah, seperti Jawa dan Sulawesi.

Namun, pemerintah Kaltim tengah menyusun berbagai program pengembangan, seperti pemanfaatan lahan eks tambang, pengelolaan tambak yang kurang produktif, dan pembentukan desa korporasi ternak.

“Diharapkan program-program ini mampu memperkuat ketahanan pangan seiring berjalannya waktu, sekaligus mendukung kesuksesan MBG di Kaltim,” ujar Heni.

BPOM Pastikan Keamanan dan Kualitas Pangan MBG

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kaltim, Sem Lapik, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga keamanan dan kualitas pangan dalam program MBG.

Sem menyebutkan bahwa BPOM telah membentuk tim khusus untuk melakukan kitchen inspection pada dapur MBG, serta menjalin komunikasi intensif dengan satuan pelaksana (Satpel) yang ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Kami memastikan bahwa bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat dalam program ini aman. Tim laboratorium kami juga siap turun langsung untuk mengambil sampel dan melakukan pengujian,” jelas Sem, Jumat (10/1/2025).

Ia menambahkan bahwa meskipun program MBG tergolong baru, BPOM Kaltim tetap menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat dan daerah terkait standar yang harus dipenuhi.

“Kami siap mendukung dan mengawal program ini agar berjalan dengan baik,” tegasnya.

Penguatan Koordinasi di Tingkat Kabupaten/Kota

BPOM Kaltim juga terus berkoordinasi dengan tim di tingkat kabupaten/kota untuk melibatkan partisipasi masyarakat. Sem menyebutkan bahwa pihaknya telah melatih penyuluh keamanan pangan hampir di seluruh kabupaten/kota di Kaltim.

“Kami juga melibatkan kader desa pangan aman, yang direkrut melalui pemerintah desa, untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat,” kata Sem.

Harapan untuk Tim Pelaksana

Sem berharap agar seluruh satuan pelaksana benar-benar memahami kaidah penyiapan pangan yang aman, mulai dari pengadaan bahan baku hingga pengelolaan.

“Yang paling utama adalah para pengelola harus memahami kriteria pangan yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.

BPOM Kaltim juga berkomitmen untuk terus memantau kegiatan Satpel di seluruh kabupaten/kota demi memastikan kelancaran program.

“Harapannya, tidak terjadi kejadian luar biasa, seperti keracunan makanan, selama pelaksanaan MBG,” tutup Sem. (Has/Bey)