Timeskaltim.com, PPU – Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Senin (11/11/2024), Anggota DPRD dari Fraksi PDIP, Ishaq, menyampaikan pandangan umum terkait penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.
Ia menegaskan bahwa kebijakan pendapatan dan belanja daerah harus disusun dengan kredibilitas dan realistis agar dapat mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi PPU, baik saat ini maupun di masa depan.
Ishaq mengingatkan pentingnya pembangunan optimisme di masyarakat dan dunia usaha, terutama dengan dimulainya pendataan baru di tahun 2025.
Dengan optimisme yang terbangun, diharapkan ekonomi daerah dapat tumbuh lebih cepat dan ketimpangan sosial-ekonomi dapat berkurang.
Ia menyarankan agar penyusunan RAPBD dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta potensi yang ada di PPU untuk memastikan program-program pembangunan dapat berjalan efektif.
“Rancangan APBD ini harus disusun dengan cermat dan realistis. Kami berharap bahwa dengan adanya optimisme di masyarakat dan sektor usaha, kita bisa mempercepat laju pertumbuhan ekonomi dan mengatasi ketimpangan sosial-ekonomi yang ada,” ujar Ishaq.
Fraksi PDIP juga berharap agar Raperda APBD 2025 dapat menghasilkan peraturan daerah yang bisa memberikan solusi atas tantangan yang dihadapi PPU dan menjawab kebutuhan masyarakat secara holistik.
Dengan memperhatikan keseimbangan antara pendapatan dan belanja, serta mengoptimalkan sumber daya yang ada, Ishaq yakin bahwa PPU dapat mencapai kemajuan yang berkelanjutan. (Adv)












