Timeskaltim.com, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), menggelar acara pembukaan Pemusatan Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat), belum lama ini.
Sebanyak 40 pelajar yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) mengikuti kegiatan Pusdiklat Calon Paskibraka Provinsi Kaltim.
Acara ini dilaksanakan di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kaltim, serta dihadiri oleh Kepala BPSDM Kaltim Nina Dewi, Pejabat Korem 091/Aji Surya Natakesuma, Komandan Brimob Batalyon B Pelopor, Kepala Kesbangpol Kabupaten/Kota Se- Kaltim, Koordinator Tim Pelatih dan Kepamongan Calon Paskibaraka Kaltim, para instruktur/pelatih dan pendamping, serta anggota Purna Paskibraka Indonesia Provinsi Kaltim.
Melalui Sekretaris Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni mengungkap kan bahwa, tidak mudah untuk lolos menjadi anggota Paskibraka di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota.
“Karena harus bersaing ketat dan melalui sejumlah tahapan seleksi,” ungkapnya saat memimpin upacara pembukaan Pusdiklat Calon Paskibraka Kaltim Tahun 2024z
Ia juga menyebutkam bahwa, Pusdiklat merupakan proses pembentukan Paskibraka yang harus diikuti, sebelum mengemban tugas mengibarkan Sangsaka Merah Putih pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 pada 17 Agustus 2024 mendatang.
Menurut Sekda, Pusdiklat tidak hanya berlatih baris berbaris, tetapi pendidikan akhlak (perilaku) dan pengetahuan wawasan kebangsaan bagi generasi penerus bangsa.
Ia menambahkan, bahwa Psudiklat mampu membentuk generasi penerus dan calon pemimpin bangsa yang Pancasilais dan berakhlak mulia.
“Jadilah contoh bagi rekan-rekan kalian di sekolah dan lingkungan tempat tinggal,” katanya.
Menurutnya, Pusdiklat ini, akan membentuk dan terbangun jejaring antar sesama anggota Paskibraka yang tersebar di sepuluh Kabupaten/Kota.
Ia juga mengakui bahwa tidak sedikit Purna Paskibraka mampu berkiprah dan meraih sukses diberbagai bidang karena membangun jejaring.
“Jadikan ajang ini memperluas silaturahmi dan jejaring yang baik antar kalian,” ujarnya
Sekda juga meminta anggota Paskibraka selama mengikuti Pusdiklat agar tidak menjadikan beban yang dapat berdampak tidak baik bagi mereka.
“Apapun yang diarahkan instruktur atau pelatih, tidak lain proses pembentukan yang melewati suka duka dan dinamika yang tidak mudah,” lugasnya.
Kepada peserta, pelatih, pamong dan panitia, ia berpesan serius berlatih dan bekerja, menjaga kesehatan agar selalu bugar, siap dan tidak mengalami hambatan saat bertugas.
Di tempat yang sama Kepala Badan Kesatuan Bangsa (Kesbangpol) dan Politik Kaltim, Sufian Agus menjelaskan Pusdiklat dilaksanakan dengan metode tatap muka, berupa Pendidikan Wawasan Kebangsaan serta pelatihan fisik baris-berbaris dan formasi dalam pengibaran duplikat bendera pusaka.
“Peserta berjumlah delapan puluh orang, terdiri empat puluh pelajar SLTA perwakilan seouluh Kabupaten/Kota, ditambah empat puluh enam peserta dari TNI dan Polri,” ungkapnya .
Ia juga membeberkan untuk waktu Pusdiklat selama tiga puluh hari dimulai sejak 19 Juli hingga 19 Agustus, digelar di aula/lingkungan BPSDM Kaltim dan Stadion Utama Palaran sebagai lokasi peringatan HUT RI ke-79.
“Setelah bertugas mengibarkan bendera pada 17 Agustus 2024, anggota Paskibraka akan melakukan kunjungan ke kantor BPIP dan juga Museum Nasional Jakarta,” pungkasnya.
Pihaknya juga akan menjadwalkan kunjungan ke perusahaan pesawat terbang, PT Dirgantara Indonesia di Kota Bandung Jawa Barat. (Has/Wan)













