
Wakil Ketua DPRD Kukar, Siswo Cahyono, SE.(Istimewa)
Timeskaltim.com, Kukar – Wakil Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Siswo Cahyono menyoroti, antisipasi potensi lonjakan arus mudik memasuki malam Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Ia meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) tetap membatasi titik lokasi tertentu yang rawan berkerumunan oleh masyarakat yang akan berkunjung ke Kukar.
Pasalnya, Politisi Partai PKB ini, menuturkan walaupun Kukar tidak menerapkan PPKM Level 3, masyarakat akan tetap diimbau untuk tetap menjaga Protokol Kesehatan (Prokes). Tentu saja, eskalasi peningkatan arus mudik transportasi akan berpotensi mengalami peningkatan.
“Perlu kita ketahui bulan desember adalah ujungnya tahun dan juga perayaan umat kristiani, sehingga perlu kita tata saja agar warga tidak berkerumunan dan memperketat arus transportasi menuju Kukar maupun Samarinda, tanpa harus menaikan level PPKM,” ucap pria yang dikenal Siswo itu.
Legislator Asal Dapil 1 Tenggarong ini menambahkan, ketika memasuki tahun baru dan perayaan natal, Kukar selalu menjadi tempat tujuan masyarakat untuk menikmati perayaan yang diadakan satu tahun sekali ini. Sehingga tak menutup kemungkinan, wilayah Kukar selalu mengalami lonjakan arus mudik warga Kaltim.
Baca Juga: Siswo Cahyono Salurkan Puluhan Mesin Jahit Kepada Masyarakat Tenggarong dan Loa Kulu
“Wilayah Kukar selalu mengalami lonjakan tiap tahunnya, titik yang menjadi potensi berkerumun diantaranya, wilayah Turab (tepian jalan), destinasi pantai dan pusat Kota Tenggarong,” sebut Siswo.
Hal tersebut, perlu menjadi perhatian Pemkab Kukar, agar dapat membatasi titik-titik lokasi tertentu, sehingga meminimalisir lonjakan kerumunan masyarakat yang merayakan puncak Nataru di Kukar.
“Tentu saja, pintu keluar masuk arus mudik Kukar harus tetap terindentifikasi, misalnya arus mudik Loa Janan menuju Kukar dan Arah Lembuswana menuju Kukar. Perlu pengamanan yang ketat seperti kemarin,” ucap Siswo.(wan)












