Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kota Samarinda

Anhar Kritik Pembangunan Terowongan Gunung Manggah, Tidak Boleh Adanya Kelalaian dan Kesalahan

339
×

Anhar Kritik Pembangunan Terowongan Gunung Manggah, Tidak Boleh Adanya Kelalaian dan Kesalahan

Sebarkan artikel ini

Anggota DPRD Kota Samarinda, Anhar. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda sekaligus Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Walikota Samarinda, Anhar turut menanggapi persoalan pembangunan terowongan Gunung Manggah.

Menurutnya, proyek tersebut pantas untuk mendapatkan kritikan tajam, sebab banyaknya ketidaksesuaian dalam pembangunannya. Anhar juga mengatakan jika tidak ada ruang bagi kesalahan atau kelalaian dalam proses pembangunan terowongan.

“Dalam pembangunan terowongan tidak ada mis komunikasi, mekanisme, sistem saya pikir,” ucapnya, Jumat (10/5/2024).

Anhar menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh dalam proses pembangunan terowongan.

Ia menyoroti perlunya kajian mendalam terhadap aspek teknis, keuangan, dan dampak lingkungan yang dihasilkan.

“Semua harus dikaji sesuai prosedurnya tapi tidak boleh juga terlalu lama,” tambahnya.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda tersebut juga mengingatkan kepada para yang bersangkutan agar tidak lalai dalam menuntaskan proyek tersebut. Hal itu karena uang yang diinvestasikan dalam proyek ini bukanlah hal yang sepele.

“Tapi kan uang yang ditaruh di situ bukan gengsian tapi sementara itu hampir setengah triliun sementara air belum mumpuni di Samarinda,” ungkap Anhar.

Selain itu, politikus PDIP ini juga menyoroti masalah kemacetan dan keselamatan di sekitar terowongan, terutama di Gunung Manggah.

Ia menekankan bahwa kendati kemacetan bisa dianggap sebagai hal yang wajar, keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama.

“Kerawanan kecelakaan tidak terpecahkan masalah ini karena kenapa tanahnya masih seperti itu dan situasi jalannya masih seperti itu,” pungkasnya. (Bey)