Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kota Samarinda

DPRD Samarinda Sebut Kasus Perundungan Perlu Penanganan Serius

205
×

DPRD Samarinda Sebut Kasus Perundungan Perlu Penanganan Serius

Sebarkan artikel ini

Anggota DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain merespon kasus yang selalu terjadi di kalangan pelajar, salah satunya yakni kasus perundungan (bullying).

Ia mengatakan  bullying harus ditangani dengan serius dan membutuhkan kerja sama dari semua pihak, terutama orang tua dan sekolah.

“Guru harus mengawasi muridnya di sekolah. Terkadang mereka melihat anak yang sedang disakiti, tetapi tidak bertindak,” ucapnya, Selasa (30/3/2024).

Sani juga mengatakan  kurangnya pengajaran positif di rumah dapat menyebabkan kebiasaan buruk yang dibawa anak ke sekolah.

“Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dengan orang tua untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak sejak dini,” ungkapnya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan jika masyarakat menemukan kasus perundungan baik di sekolah maupun lingkungan sekitar, maka mereka tidak boleh membiarkannya begitu saja dan harus ditangani dengan segera.

“Bullying dapat memberikan dampak negatif yang besar bagi korban, baik secara fisik maupun mental,” tutupnya. (Bey)