Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kota Samarinda

Anhar: Tata Kota Samarinda Itu Rumit!

213
×

Anhar: Tata Kota Samarinda Itu Rumit!

Sebarkan artikel ini

Anggota DPRD Kota Samarinda, Anhar. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Anhar menyampaikan jika tata kota untuk Kota Samarinda itu sangatlah rumit.

Saking rumitnya, ia mengusulkan kepada pemerintah kota agar adanya pemindahan infrastruktur pemerintahan di Kecamatan Palaran.

“Tidak bisa lagi kita terfokus pada pusat kota, kita harus ada pengembangan di daerah-daerah pinggiran,” ujarnya kepada Timeskaltim.com, Senin (11/3/2024).

Daerah potensial seperti Kecamatan Palaran, Samarinda Seberang, hingga Loa Janan Ilir sangat pas jika dikembangkan, terlebih sebentar lagi kawasan tersebut akan menjadi pintu gerbang yang berhadapan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Saya pikir pengembangan kota itu harusnya di Palaran, jadi bagaimana dikomunikasikan dengan pemilik IUP (Izin Usaha Pertambangan) jalan-jalan tambang yang harus diserahkan ke pemerintah, sehingga pemerintah harus mengambil langkah konkrit ini dalam hal pembangunan ke depan,” jelasnya.

Menurutnya, Kota Tepian sudah mencapai batasnya, walaupun dengan anggaran yang mencapai triliunan pun tata kotanya sudah cukup rumit.

“Itu Pasar Pagi kan mau dibikin warganya tidak mau, IKN aja cari di tengah hutan, di Palaran kan masih banyak hutan,” tambahnya.

Anhar yang juga anggota Komisi III itu mendorong pemerintah agar melakukan pembangunan seperti Rumah Sakit, Perguruan Tinggi, hingga pusat perbelanjaan haruslah di pinggir kota.

“Kalau pusat pemerintahan itu ditaruh di daerah pinggiran otomatis ada perkembangan ekonomi di situ, karena karyawan pegawai banyak di situ,” tutupnya. (Bey)