Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kota Samarinda

Program Pemkot Samarinda Jatuh Tempo, Samri: Matangkan Perencanaan Terlebih Dahulu

288
×

Program Pemkot Samarinda Jatuh Tempo, Samri: Matangkan Perencanaan Terlebih Dahulu

Sebarkan artikel ini
Teks Foto: Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Samri Shaputra. (Hafif Nikolas/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Polemik program Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang sudah jatuh tempo. Jadi sorotan Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda.

Samri Shaputra, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda melihat banyaknya program yang dilaksanakan Pemkot Samarinda pada tahun lalu. Dari mulai program pembangunan jangka pendek hingga multi years contract (MYC).

Seperti pembangunan Terowongan Gunung Manggah, Teras Samarinda, Revitalisasi Citra Niaga, Revitalisasi GOR Segiri, dan Revitalisasi Pasar Pagi.

Beberapa pembangunan yang dilakukan pihak Pemkot tersebut direncanakan selesai akhir tahun 2023 lalu. Namun, hingga saat ini belum terlihat akan selesai dalam waktu dekat.

“Kami melihat program-program sekarang ini terkesan dipaksakan. Sekarang mobilitas pekerjaan seperti dikejar waktu,” ucap Samri, di Samrinda, pada Kamis (1/2/2024).

Ia mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung sekali program-program yang dilaksanakan Pemkot Samarinda. Apalagi dengan tujuan merubah wajah Kota Samarinda untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Politisi PKS itu mendorong Pemkot untuk mematangkan perencanaan terlebih dahulu sebelum melaksanakan pembangunan.

Ia mencontoh polemik terowongan Gunung Manggah yang saat ini terkendala pada perencanaan dampak sosial, disegmen jalan kakap. Kemudian, terkait revitalisasi pasar pagi yang masih ada penolakan dari 48 pemilik Surat Hak Milik (SHM).

“Jangan sampai melaksanakan program itu (pembangunan), habis waktu hanya mengurusi dampak sosail dan dampak lainnya,” (Adv/Wan)