Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
BalikpapanDaerahDPRD Kaltim

Sigit Wibowo Perkuat Wawasan Kebangsaan Jelang Pemilu

961
×

Sigit Wibowo Perkuat Wawasan Kebangsaan Jelang Pemilu

Sebarkan artikel ini

Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Balikpapan (Ist)

Timeskaltim.Com, Balikpapan Jelang Pemilu 2024, Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo kembali menguatkan wawasan kebangsaan kepada masyarakat di daerah pemilihanya melalui sosialisasikan wawasan kebangsaan ke-11, ini penting bagi masyarakat terutama menjelang Pemilu.

Semakin dekat dengan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang Sigit Wibowo, semakin menggencarkan penguatan terhadap wawasan kebangsaan bagi masyarakat melalui kegiatan sosialiasi. Terutama bagi masyarakat di Kota Balikpapan.

Kali ini Sigit Wibowo mensosialisasikan wawasan kebangsaan dengan menyasar masyarakat di Kelurahan Sepinggan Rt 01 Kecamatan Balikpapan Selatan Kota Balikpapan, Jum’at (15/12/2023).

Agenda ini merupakan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Ke-11. Disambut baik oleh masyarakat setempat. Yang mendapatkan pemamparan materi oleh narasumber, yakni Wawan Sanjaya selaku dosen Uiversitas Balikpapan (Uniba).

Anggota DPRD Kaltim Sigit Wibowo mengaku, di tengah zaman moderen ini. Sangat diperlukan wawasan kebangsaan yang kuat bagi masyarakat dan harus terus dirutinkan. Utamanya menjelang Pemilu 2024.

“Perlu penguatan rasa nasionalisme, agar tidak tergerus oleh ideologi yang bertentangan dengan bangsa. Masyarakat harus paham terhadap tujuan dalam hidup berbangsa dan bernegara,” ujanya.

Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Kaltim itu menyebutkan empat konsensus yang harus dipahami masyarakat. Sebagai dasar atau landasan dalam hidup bernegara. Yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, hingga NKRI. Yang membuat mereka semakin cinta terhadap Indonesia.

Sigit berharap besar, kalau menjelang Pemilu ini. Masyarakat bisa menjaga nasionalisme dan kerukunan meski terdapat perbedaan pandangan politik. Bahkan bisa menentukan calon yang terbaik bagi masyarakat.

“Mengingat pemilu sudah dekat. Supaya mereka tahu arah keputusan pemerintah setelah pemilu 2024,” pungkasnya.