Teks Foto: Pedagang Pasar Pagi Harap revitalisasi berjalan sesuai yang direncanakan. (Hafif Nikolas/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Polemik rencana revitalidasi pasar pagi. Yang dicanangkan, Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Akhirnya, berakhir damai. Hal tersebut ditandai dengan munculnya persetujuan masyarakat pedagang, ke Segiri Grosir Samarinda (SGS).
Diketahui, perencanaan revitalisasi pasar pagi telah diterima baik oleh pedagang pasar pagi. Pemkot Samarinda pun memamerkan desain pembangunan pasar pagi kepada para pedagang.
Revitalisasi pasar pagi tersebut rencananya akan dimulai pada awal tahun dan rampung pada akhir tahun 2024.
Dengan desain yang modern yang ditawarkan pihak Pemkot Samarinda. Dan waktu yang cukup singkat. Ana, pedagang pakaian di Pasar Pagi Samarinda menyampaikan, terima kasihnya, atas rencana pembaharuan wajah pasar pagi tersebut.
“Ya kami sangat berterimakasih kepada pak Walikota Samarinda atas pembangunan ini. Kan tadi dilihatkan tu pasarnya bisa lebih mewah nantinya,” ucap Ana saat sosialisasi relokasi pedagang pasar pagi ke SGS, pada Selasa (12/12/2023) siang.

Usai mengapresiasi kebijakan revitalisasi pasar pagi itu. Ia juga menyampaikan agar pihak Pemkot Samarinda dapat mensosialisasikan relokasi atau pemindahan pegadang pasar pagi ke beberapa tempat ini, kepada masyarakat secara luas.
“Kalau masyarakat Samarinda kan pasti sudah tau pemindahan kami, tapi masyarakat dari daerah lain belum tentu tau kalau kami dipindahkan,” tuturnya.
Sosialisasi pemindahan pegadang pasar pagi ke masyarakat yang lebih luas, diharapkan tetap menstabilkan omset pendapatan dari para pedagang tersebut.
Terakhir Ana berharap segala perencanaan dalam revitalisasi pasar pagi ini berjalan sesuai dengan keinginan pemerintah. Agar tidak ada masalah atau keluhan yang terjadi.
“Semoga saja apa yang direncanakan pemerintah itu sesuai, jadi kami tidak terlalu lama dipindahkan ke sini. Tempat kami berjualan sebelumnya juga dapat menjadi lebih bagus lagi,” harapnya. (Nik/Wan)












