Anggota DPRD Kaltim, Harun Al-Rasyid. (Berbi/timeskaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kaltim, Harun Al-Rasyid menyebut jika guru merupakan tonggak ketahanan setiap bangsa. Tanpa adanya guru, sejarah dunia tidak bakal berjalan dengan baik dan kehidupan tidak akan bermakna.
“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Perannya sangat besar dalam kehidupan kita. Kita bisa jadi seperti saat ini karena peran guru. Tanpa guru, kita tak bisa jadi apa-apa,” ujar Harun Al Rasyid.
Karena hal itu, Harun menegaskan, mestinya para pendidik generasi itu diberi hak istimewa. Karena mereka telah mengorbankan dirinya untuk ikhlas mendidik generasi dan menciptakan sumber daya guna menopang masyarakat.
“Seharusnya memang guru ada penghargaan. Misalnya didahulukan jika ada antrian. Bebas bayar PBB. Lounge gratis di ruang tunggu bandara, dan sebagainya,” tuturnya
Politisi Partai PKS itu, mengungkapkan guru yang sebenarnya adalah mendidik dan mengajar, ini merupakan satu kesatuan yang sama, yang selalu hadir dalam relung hati para guru dan dilandasi nilai-nilai kesabaran dan keikhlasan mereka menjalaninya.
“Karena itu, kami berharap agar guru diberi perhatian oleh pemerintah dan dijadikan sebagai warga nomor wahid. Guru harusnya dijadikan warga kelas 1, terutama dari Presiden yang pernah memiliki pengalaman menjadi guru. Semoga akan ada perubahan ke arah yang lebih baik untuk masa depan anak-anak Indonesia,” tandasnya.












