Teks Foto: Wakil Ketua II DPRD PPU, Hartono Basuki.(Aby Sully/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, PPU – Dalam menghadapi transisi pancaroba dari El Nino ke La Nina di Kabupaten Penajam Paser Utara, DPRD PPU menegaskan kebutuhan Pemda setempat untuk mengambil langkah-langkah persiapan untuk menghadapi potensi banjir.
Hartono Basuki, Wakil Ketua II DPRD PPU, menekankan perlunya Pemda dan semua pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam menyusun dokumen rencana kontingensi sebagai panduan menghadapi potensi banjir.
“Mereka diharapkan dapat mematangkan diri dalam menghadapi beragam skenario dan menerapkan langkah-langkah mitigasi yang efektif,” ungkap Hartono belum lama ini.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh OPD dan masyarakat untuk aktif membersihkan lingkungan mereka sebagai tindakan preventif guna menghindari sumbatan air.
Berdasarkan informasi BMKG, pada dasarian kedua Oktober dan November, terdapat catatan hujan dengan intensitas sedang hingga rendah. Meski demikian, diprediksi bahwa pada dasarian kedua November hingga Desember, curah hujan akan meningkat.
Politisi PDP Perjuangan ini juga menyoroti pentingnya BPBD PPU mempersiapkan semua aspek terkait bencana dalam situasi semacam ini, termasuk peralatan dan personel.
“Antisipasi menjadi kunci. Kita tidak boleh terkejut jika bencana melanda dan kita tidak siap,” tandasnya. (Adv/Aby/Wan)












