
TimesKaltim.com, Samarinda – Kondisi jalan poros Kabupaten Kutai Timur (Kutim) semakin memperihatinkan. Sebab, jalan utama yang menghubungkan Kacamatan Kaubun dan Karangan mengalami kerusakan yang cukup parah hal ini diperparah dengan molornya target perbaikan jalan tersebut.
Melihat permasalahan ini, Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Agus Aras turun langsung meninjau ruas jalan yang menjadi akses penyambung aktivitas masyarakat Kecamatan Kaubun dan Karangan pada Ahad lalu (3/10/2021).
Diketahui anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan jalan tersebut sekitar Rp 16 miliar. Ditambah dengan alokasi anggaran dari pemerintah pusat sebanyak Rp 2 miliar. Sehingga jika digabungkan totalnya mencapai Rp 18 miliar.
“Namun progres pengerjaannya baru mencapai sekitar 50 persen,” terang Agus Aras usai meninjau perbaikan jalan.
- Baca juga : Warga Tuntut Ganti Rugi Tanah Tumbuh PT. ABK
Secara tegas, politisi dari Partai Demokrat itu mendesak agar progres pengerjaan jalan bisa rampung sebelum akhir tahun. Salah satu upaya yang bisa mempercepat penyelesaian jalan tersebut menurutnya dengan memaksimalkan anggaran di APBD-P 2021.
“Agar lebih maksimalkan lagi anggaran untuk perbaikan jalan khususnnya di wilayah utara, apalagi jalan tersebut sebagai akses vital perekonomian menuju wilayah utara seperti ke Berau,” beber Agus.
Namun apabila anggaran APBD-P 2021 belum mencukupi perbaikan jalan, kembali ia tegaskan, anggaran percepatan perbaikan ruas jalan provinsi dari Kutim menuju ke Berau itu harus ditambah pada APBD 2022.
“Sehingga proses pengerjaannya ke depannya bisa lebih maksimal lagi,” tandasnya.












