Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Diskominfo Kukar

Terik Panas Kian Mengkhawatirkan, Berikut Tips Ala Dinkes Kukar Hadapi Cuaca Ekstrem

308
×

Terik Panas Kian Mengkhawatirkan, Berikut Tips Ala Dinkes Kukar Hadapi Cuaca Ekstrem

Sebarkan artikel ini

Kabid Kesmas Dinkes Kukar dr Leni Astuti. (Roby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Kukar – Sebagian wilayah tanah air, mulai dari daerah Sumatra hingga Papua, merasakan dampak dari cuaca ekstrem. Provinsi Kalimantan Timur, khususnya, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pun ikut terkena imbas dari paparan sinar matahari yang kian meningkat.

Terpantau panas yang dirasakan Khususnya Kabupaten Kukar, biasanya kisaran 30°C sampai 32°C. Beberapa waktu lalu, tingkat panas yang dirasakan dari pantauan prediksi cuaca mencapai 36°C tetapi terasa seperti 42°C.

Dinas Kesehatan (Dinkes) melalui Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Kukar, dr Leni Astuti, M Kes (MARS) membeberkan, cuaca ekstrem adalah kondisi normal yang berubah drastis menjadi kondisi cuaca tidak normal. Seperti halnya, panas yang diiringi dengan hujan yang sangat lebat secara tiba-tiba.

Dirinya juga mengatakan, hal ini yang membuat daya ketahanan tubuh kian terancam. Sebab, dalam kondisi tersebut, tubuh manusia akan mengalami dehidrasi hebat. Apabila, beraktifitas secara berlebihan. Di tengah terihnya panas.

“Kita lihat saja, sekarang cuaca sangat panas, tiba- tiba hujan. Kemudian, datang (lagi) dengan sangat lebat,” ungkap Kabid Kesmas Kukar, dr Leni Astuti saat ditemui awak media pada, Rabu (11/10/2023) siang.

Kata Leni, dampak dari cuaca ekstrem ini, sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Contohnya saja seperti, ancaman munculnya virus yang masuk ke dalam anggota badan. Sehingga, dapat menimbulkan penyakit.

“Akibat dari cuaca ekstrem ini, kondisi tubuh akan lebih rentan terkena virus. Akibat panas yang sangat menyengat. Tubuh bakal lebih rentan terkena virus, pada saluran pernapasan bagian atas yaitu ISPA,” jelas Leni. 

Selain itu, dampak yang sering  dijumpai pada cuaca tersebut adalah penyakit flu seperti batuk dan pilek yang dapat menyerang  kapan saja.

Kendati demikian, Leni berpesan, agar menghindarkan diri dari minuman yang mengandung kafein maupun alkohol. Ditambah lagi, hindari kontak langsung kepada paparan sinar matahari.

“Hindari minuman yang berkafein, minuman alkohol, atau hindari kontak langsung dengan matahari, kalo bisa keluar menggunakan payung” sebutnya.

Ia mengimbau, kepada masyarakat luas dan terkhusus warga Kabupaten Kukar. Agar selalu mengonsumsi air putih secara rutin. Lanjut Leni, juga hindari kondisi menunda mengonsumsi air putih hingga tenggorokan terasa kering. Hal tersebut berakibat terkena radang tenggorokan.

Terakhir, Leni  berharap, agar seluruh masyarakat dapat menjaga kesehatan tubuh, dengan mengkonsumsi vitamin untuk meningkatkan stamina tubuh.

“Jaga kondisi tubuh, usahakan setiap hari minum suplamen, berupa vitamin untuk menjaga kesehatan tubuh kita,” pungkasnya.(Adv/Rob/Wan)