Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani. (Hafif Nikolas/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Untuk mengurangi dampak banjir didaerah Sungai Siring, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda upayakan bangun kolam retensi yang besar.
Salah satu program prioritas dari Walikota Samarinda Andi Harun ialah penanganan banjir di Kota Samarinda.
Upaya yang dilakukan Pemkot dalam penanganan banjir tersebut salah satunya. Membuat kolam resapan atau retensi banjir dibeberapa titik di Kota Samarinda.
Saat ini, Pemkot bakal membangun kolam retensi tersebut di daerah Sungai Siring. Untuk mengurangi dampak banjir yang kerap kali volume air banjirnya sangat tinggi.
Mengenai program tersebut. Ketua Komisi III DPRD Samarinda Angkasa Jaya Djoerani sampaikan kolam retensi seharusnya dapat lebih dipercepat lagi untuk dibuat. Agar pemerintah dapat mengantisipasi lebih awal bencana yang kerap kali melanda beberapa wilayah di Samarinda.
“Saya kira memang harus dikejar. Karena itu salah satu program pemerintah dalam mengatasi banjir,” ucap Jaya, pada Rabu (6/9/2023).
Selanjutnya, politisi PDI-Perjuangan mengungkapkan bahwa rencana Pemkot Samarinda dalam membuat kolam retensi akan berkelanjutan.
Beberapa titik wilayah yang sering terdampak banjir, bakal dibuatkan kolam retensi. Untuk mempercepat penurunan volume banjir yang terjadi.
“Ada beberapa kolam retensi yang akan dibuat pemerintah kota tiap tahunnya,” ungkapnya.
Program dalam untuk penanganan banjir tersebut diharapkan dapat mengurangi titik-titik banjir yang ada di Kota Samarinda. Jadi, dengan berjalannya program ini dapat dilihat nanti hasilnya. (Nik/Wan)












