Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
LifestyleSamarinda

Pemuda Milineal Sulap Lahan Eks Tambang Jadi Kebun Bawang Merah

570
×

Pemuda Milineal Sulap Lahan Eks Tambang Jadi Kebun Bawang Merah

Sebarkan artikel ini
Buhari Petani Millenial saat sedang memantau kebunnya (Mahmud/TimesKaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Kalimantan Timur dikenal sebagai salah satu produsen batu bara terbesar di Indonesia, alhasil banyak lahan bekas tambang yang terbengkalai. Ide kreatif datang dari seorang pemuda asal samarinda yang menyulap lahan bekas tambang menjadi lahan pertanian bawang merah.

Hal ini mengingat kaltim memiliki wilayah yang sangat luas dan banyaknya lahan tidur yang tidak dimanfaatkan.

Ditemui di lahan pertanian bawang merahnya di daerah Bengkuring Kelurahan Sempaja Utara Samarinda. Buhari sang pemilik ide cemerlang ini menuturkan bahwa ide ini berangkat dari keresahanya selama pandemi Covid 19 yang memaksa dirinya hanya berdiam diri di rumah saja.

Akhirnya muncul niatan untuk bertani dengan bekal pengetahuan bertani bawang merah dari tempat asalnya yakni Bima Nusa Tenggara Barat, iapun mencoba menggarap lahan bekas tambang untuk dijadikan lahan pertanian.

“Dalam prosesnya mengolahan lahan awalnya saya harus menetralkan terlebih dahulu PH tanah bekas tambang mengunakan kapur,” ujarnya petani milenal Buhari Jum,at ( 24/09/2021).

“Dalam satu kali panen saya bisa mendapatkan 2 – 4 ton bawang merah dengan waktu tanam selama dua bulan dengan modal bibit yang saya tanam 400 kilogram dan sayapun menjual hasil panen bawang merah ini ke pasar-pasar tradisional yang ada di samarinda,” lanjut Mantan Ketua Cabang PMII Kota Samarinda ini.

Ditambahkan buhari ia berharap kedepan pemerintah dapat memberikan perhatian lebih, terutama dalam segi peralatan seperti traktor untuk alat pembajak lahan pertanian bawang merah 

“Karena selama ini saya mengarap lahan dengan alat tradisional yaitu mengunakan cangkul dan setau saya di samarinda ini tidak ada satupun petani bawang merah kecuali saya “tutupnya. (Mah)