Anggota DPRD Samarinda, Samri Shaputra. (Ist)
Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Samarinda Samri Shaputra menyoroti permasalahan penanganan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Samarinda.
Menurutnya, penanganan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup, sampai saat ini masih lambat, dan belum optimal penanganannya.
Samri mengaku sering melihat sampah yang bertumpuk di Tempat Pembuangan Sementara (TPS), padahal sudah melewati waktu pembuangan sampah seperti yang ditentukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda yakni dari pukul 18.00-06.00 WITA.
“Samarinda ini baru-baru mendapatkan piagam penghargaan Adipura, nanti jangan sampai hal-hal seperti ini (sampah bertumpuk) bisa menurunkan penilaian yang sudah diterima,” katanya, Kamis (8/6/2023).
Samri menegaskan kepada instansi yang menangani persoalan sampah untuk bisa lebih maksimal dalam meningkatkan kualitas kebersihan kota.
“Kami di dewan sebenarnya sering memanggil pihak DLH terkait dengan keterlambatan pengambilan sampah. Tapi mereka hanya memberikan alasan klasik,” ungkap Samri.
Politisi PKS ini menyebut, alasan yang kerap disampaikan DLH yakni terbatasnya jumlah kendaraan untuk mengangkut sampah dari TPS ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir).
Padahal, DPRD sudah meminta mereka untuk mengajukan permohonan penambahan unit ke Pemkot sehingga persoalan tersebut tidak terus menerus terjadi. (Adv/Bey)












