Anggota DPRD Samarinda, Joni Sinatra Ginting. (Ist)
Timeskaltim.com, Samarinda – Kebanyakan anak muda terutama generasi milenial acuh tak acuh perihal masalah politik, padahal hal itu penting untuk dipahami untuk masa depan kelak.
Anggota DPRD Kota Samarinda, Joni Sinatra Ginting mendorong generasi milenial untuk melek dan tidak bersikap apatis terhadap dunia politik.
Joni menyebut, pada Pemilu dan Pilkada tahun 2024 mendatang, sebanyak 33 persen pemilih merupakan berasal dari generasi muda.
“Tahun 2024 itu berdasarkan data yang kami peroleh jumlah pemilih dari kalangan milenial termasuk cukup besar. Ada sekitar 33 persen,” ucapnya, Senin (5/6/2023).
Untuk meningkatkan partisipasi politik kalangan milenial, ia menilai peran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Komisi Pemilihan Umum (KPU), serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk terus melakukan sosialisasi secara masif, terutama sosialisasi secara digital.
Sebab, menurut Joni, sebagian besar generasi milenial senang menggunakan gadget dalam setiap harinya.
“Jadi pihak penyelenggara Pemilu harus mensosialisasikan secara masif kepada generasi milenial. Ini tujuanya untuk memacu kesadaran Politik mereka (kaum milenial),” jelasnya.
Selain itu, Joni juga menyarankan kepada seluruh bakal calon legislatif (Bacaleg) di Samarinda untuk melakukan hal serupa.
“Sistemnya sederhana saja, Bacaleg mulai saja kampanye menggunakan teknologi yang ada. Saya melihatnya bahwa Pemilih Pemula ini gampang-gampang susah, karena mereka lebih banyak dalam kesehariannya menggunakan gadget,” ungkapnya.
Dengan melakukan upaya tersebut, Joni meyakini keterlibatan generasi milenial dalam dunia politik juga akan semakin meningkat, terutama dalam setiap proses Pemilu dan Pilkada sebagai momentum pergantian kepemimpinan.
“Pemilih pemula memang harus dirangkul, masifkan sosialisasi, karena jangan sampai mereka tidak peduli dengan politik,” tandasnya. (Adv/Bey)












