Anggota DPRD Samarinda, Maswedi. (Ist)
Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Samarinda, Maswedi, mengimbau para orang tua agar lebih bijak memilih sekolah.
Ia menyampaikan, jangan sampai ada paksaan untuk memasukkan anaknya ke sekolah tertentu yang dianggap favorit atau unggulan.
Sebab meski telah diterapkan sistem zonasi, masih banyak orang tua peserta didik memakai istilah tersebut.
“Terkadang mereka melakukan segala cara agar tetap masuk di sekolah yang dicap favorit,” ucapnya.
Meski sebutan sekolah favorit sudah tidak ada lagi, dirinya tetap memberi catatan kepada pemerintah agar terus melakukan pemerataan fasilitas pendidikan di Kota Samarinda.
“Menjadi sebuah catatan sarana dan prasrana (sarpras) yang dimiliki di kota harus sama dengan apa yang dimiliki oleh sekolah di pinggiran,” ungkapnya.
Harapannya, Disdikbud Samarinda dapat mensosialisasikan kepada masyarakat, khususnya para orang tua bahwasannya saat ini tidak lagi ada lagi istilah sekolah unggulan, sebab sekolah yang ada telah disamaratakan.
“Jika tidak diberikan pemahaman maka masyarakat kita (orang tua) memaksakan anaknya sekolah yang jauh dari jarak rumahnya,” ujarnya.
Menurutnya, para orang tua mendaftarkan anaknya dengan mempertimbangkan keinginan, bakat serta kemampuan anak, bukan pada penilaian kemampuan sekolah.
“Artinya tidak terfokus dalam satu sekolah atau tempat. Jadi bisa menyebar merata termasuk di sekolah pinggiran,” tandasnya.












