Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Balikpapan

Rocky Gerung Dikritik Ormas Kaltim, Buntut Dari Pernyataan Kepada Jokowi Viral di Media Sosial

330
×

Rocky Gerung Dikritik Ormas Kaltim, Buntut Dari Pernyataan Kepada Jokowi Viral di Media Sosial

Sebarkan artikel ini

Sejumlah Ormas menggelar aksi protes kepada Rocky Gerung di disimpang Tiga Jalan Marsma Iswahyudi dan Jalan Syarifuddin Yoes, Rabu (2/8/2023) siang.(Dok)

Timeskaltim.com, Balikpapan – Ratusan Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Borneo Nusantara (LBN) Balikpapan berunjuk rasa. Menuntut hukum terhadap Rocky Gerung menyusul, pernyataan tentang Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Sebagai ajang jualan Presiden Joko Widodo ke luar negeri.

“Aksi kami dipicu pernyataan Rocky Gerung, yang menyebutkan pembangunan IKN adalah impor dari Bekasi,” ungkap Sekretaris Laskar Borneo Nusantara Nurdin usai menggelar aksi, Rabu (2/8/2023) siang.

Nurdin menyatakan keputusan pembangunan IKN di Kaltim, merupakan keputusan negara yang tak dapat diganggu gugat.

Pihaknya, menganggap pernyataan tersebut sebagai ujaran kebencian terhadap simbol negara dan meminta pihak kepolisian segera menangkap dan memproses hukum Rocky Gerung.

 “Kami sepenuhnya mendukung pembangunan IKN di Kalimantan Timur dan berharap tidak ada halangan yang mengganggu proses tersebut,” ungkap Nurdin.

Selain itu, LBN berharap protes terhadap Rocky Gerung dapat menyatukan berbagai organisasi daerah untuk mendukung pemerintah pusat dalam pembangunan IKN Nusantara. Dalam aksi itu, sekira 120 anggota LBN turut berpartisipasi.

“Aksi-aksi dukungan terhadap pembangunan IKN juga diharapkan akan terus berlanjut di Kaltim,” urai Nurdin.

Kendati demikian, aksi protes juga terkait buntut dari pernyataan yang menyebut Jokowi bajingan tolol yang viral di media sosial dan menjadi trending topik, yang dilakukan Pengamat Rocky Gerung terus berlanjut.

Di samping itu, ormas di Balikpapan melakukan aksinya disimpang Tiga Jalan Marsma Iswahyudi dan Jalan Syarifuddin Yoes. Dalam aksi tersebut juga dilakukan pemotongan babi yang menyimbulkan rasa sakit hati dari warga Kaltim.

“Apa yang dikatakan itu melukai hati semua rakyat Indonesia dengan pernyataanya yang beredar di medsos menghina nama baik presiden RI Joko Widodo,” kata salah seorang peserta aksi.

“Dengan pemotongan babi simbol rasa sakit hari warga Indonesia khususnya warga Kaltim, dimana Kaltim sebagai provinsi terpilih sebagai IKN,” tambahnya.

Sementara itu, di  Polda Kaltim sejumlahnya, Herni Elsafitri Ketua Fatayat NU Kota Balikpapan juga mengatakan, tujuannya ke Polda Kaltim untuk melaporkan Rocky Gerung yang meresahkan warga dengan menghina simbol negara dalam hal ini presiden Joko Widodo.

“Kita berharap cepat terproses dan harapan Bapak Kapolri segera memproses yang menghina lambang negara,” pungkasnya.(Wan)