Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Damayanti. (Hafif Nikolas/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pendidikan akan merencanakan pembangunan 20 toilet sekolah yang sangat megah. Tidak muluk-muluk pemkot akan menguncurkan anggaran sebesar Rp 300 juta untuk satuan pendidikan.
Dengan visi-misi Wali Kota Samarinda yang menjadikan Kota Tepian sebagai kota peradaban. Hal ini sangat baik untuk mendukung kemajuan fasilitas dunia pendidikan.
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Damayanti memandang program pembangunan fasilitas sekolah untuk menuju pusat peradaban memang baik.
“Saya rasa itu sah-sah saja. Namunkan itu perlu pertimbangan kembali,” ucap Damayanti saat ditemui, pada Senin (17/7/2023).
Menurutnya, pemkot perlu mempertimbangkan program tersebut. Sebab masih ada satuan pendidikan yang berada di bawah naungan Disdik Kota Samarinda, memiliki kondisi fisik bangunan yang belum maksimal.
Politisi wanita asal partai PKB itu mempertanyakan. Kondisi sekolah-sekolah lain yang tidak mendapatkan program tersebut.
“Mengingat kondisi sekolah-sekolah yang ada di Kota Samarinda ini. Apakah sudah cukup baik atau belum, baik kualitas maupun kuantitas,” tuturnya.
Anggaran yang besar untuk pembangunan 20 toilet tersebut. Seharusnya dapat digunakan lebih baik untuk peningkatan kualitas standar mutu pendidikan. Agar dengan standar pendidikan yang lebih baik, Kota Samarinda ini dapat memunculkan siswa-siswa yang lebih berprestasi.
“Lebih baik diarahkan anggaran itu untuk meningkatkan SPM (Standard Pelayanan Minimal-Red) dari sekolah-sekolah,” pungkasnya.(Adv/Nik/Nur/Wan)












