Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Diskominfo Kukar

Dinsos Kukar Gelar Bimtek Peningkatan SDM Pendamping PKH

246
×

Dinsos Kukar Gelar Bimtek Peningkatan SDM Pendamping PKH

Sebarkan artikel ini

Kepala Dinsos Kukar, H Hamly. (Dok)

Timeskaltim.com, Kukar – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan SDM Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong pekan lalu.

“Tidak hanya Puskesos memang sebenarnya kewenangan dan tugas itu ada di Puskesos cuman itu juga harus tersosialisasikan dengan pendamping PKH dan TKSK supaya mereka tahu,” kata Kepala Dinsos Kukar, H Hamly.

Dari Bimtek yang diberikan dengan dipandu langsung oleh Riyadi Hadiwinoto selaku Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos Kukar, maka Pendamping PKH dan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) bisa mengetahui dan memahami ketika data yang dimasukkan ke SIKS-NG itu ditolak atau diterima dikarenakan apa mengetahui dengan pasti penyebabnya.

Mereka memahami alasannya kenapa data yang mereka input itu apakah ditolak atau diterima, karena dulu itu terutama pendamping PKH itu bisa mengakses tapi itu dulu untuk beberapa tahun lalu.

“Sekarang mereka tidak diperkenankan lagi bisa membuka aplikasi SIKS-NG data DTKS itu di SK-kan oleh menteri dan kewenangannya ada di Dinas Sosial, Pak Riyadi sebagai supervisor Pak Sunarko sebagai admin dua orang itu di kabupaten, di provinsi pun tidak ada kalau di desa atau di kelurahan itu ada Puskesos,” jelasnya.

Hamly mengungkapkan untuk di setiap desa ada tiga orang petugas Puskesos dan mereka ini mempunyai akses untuk masuk ke SIKS-NG. Memasukkan data terkait syarat warga yang bisa masuk dalam program pengentasan kemiskinan yang kemudian output-nya itu adalah DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

“Maka dipanggil lah TKSK dan pendamping PKH untuk diberikan sosialisasi ba­gaimana sih alur proses daripada input data SIKS-NG oleh teman-teman Puskesos, ini supaya nyambung selama ini tidak nyambung mereka saling menyalahkan,” ujarnya.(Adv/Kominfokukar/Wan)